Rabu, 11 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Program Plate me Diet, Tiga Kali Makan, Tiga Kali Snack

Menjalani program diet tak perlu menyiksa diri dengan menghindari kalori. Diet pun bisa tetap makan berat tiga kali dan makan selingan tiga kali. Mau coba?

Sabtu, 19 Februari 2022
A A
Ilustrasi menu diet. Foto stevepb/pixabay.com.

Ilustrasi menu diet. Foto stevepb/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

“Program tiga kali makan tiga kali selingan berfungsi untuk mengantisipasi tingkat kelaparan kita yang biasanya memuncak ketika salah satu frekuensi makannya dihilangkan. Jika jadwal makan tidak teratur, seperti tidak makan pagi atau makan siang, maka akan memberikan efek over-eating (makan berlebihan) pada satu waktu makan setelah itu,” jelas Okta.

Baca Juga: Solidaritas Akademisi Desak Gubernur Jateng Cabut Izin Lingkungan Amdal Bendungan Bener, Ini Alasannya

Ketiga adalah equality, yakni perencanaan mengonsumsi makanan yang diperlukan untuk diet tanpa menghilangkan sumber lemak, sumber protein, karbohidrat, dan lain sebagainya sebagai gizi yang dibutuhkan tubuh.

Terakhir adalah mindfull eating, yaitu makan dengan penuh penghayatan. Dampaknya, tubuh akan mendapatkan efek menstimulus hormon leptin dan ghrelin (hormon pengatur rasa lapar) untuk bekerja dengan baik.

“Ketika makan sambil dinikmati dan dihayati (tidak terburu-buru), kita tahu, makan itu tujuannya untuk apa? Nah, supaya hormon leptin dan ghrelin memberikan sinyal yang pas (kapan makan dan berhenti makan),” tambah Okta.

Diet sehat yang aman untuk mencegah obesitas yang merupakan kondisi penumpukan lemak secara berlebihan dalam tubuh. Obesitas dapat mengakibatkan resistensi insulin yang dapat menimbulkan penyakit diabetes mellitus. Apabila lemak menumpuk, pembuluh darah bisa terhambat dan mengakibatkan penyakit tensi tinggi. Lalu jika pembuluh darah tertutup atau terhambat, maka dapat mengakibatkan penyakit jantung coroner. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: dietdiet sehatPlate me DietRSA UGMVLCD

Editor

Next Post
Ilustrasi tes PCR. Foto analogicus/pixabay.com.

Mulai Hari Ini, RSA UGM Buka Layanan Cepat PCR 4-6 Jam

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 6 Februari 2026. Foto BPBD Tegal.Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi
    In Bencana
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Ilustrasi manusia terdampak cuaca panas ekstrem. Foto Franz26/pixabay.com.Dampak Cuaca Ekstrem, Suhu, Banjir dan Longsor Meningkat 16 Tahun Terakhir
    In News
    Jumat, 6 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media