Sabtu, 10 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ringan dan Tahan Gempa, Kayu Jadi Material Konstruksi Masa Depan

Kayu potensial menjadi material konstruksi incaran masa depan karena ramah lingkungan dan mengurangi risiko gempa.

Jumat, 25 November 2022
A A
Ilustrasi konstruksi rumah dengan material kayu. Foto paulbr75/pixabay.com

Ilustrasi konstruksi rumah dengan material kayu. Foto paulbr75/pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

“Ada juga produk kayu yang lebih kuat, yaitu LVL dan Hardwood yang diciptakan dari gabungan berbagai jenis kayu,” imbuh Mario.

Mario menambahkan, implementasi kayu sebagai bahan material konstruksi bangunan dapat memberikan sejumlah manfaat bagi sisi struktural, energi, ekologi, dan eksekutif. Pertama, material kayu memiliki perbandingan berat dan performa yang ringan. Material kayu pun memiliki desain yang simpel dan memiliki perilaku seismik yang baik.

Kedua, produk kayu pun lebih rendah ketimbang beton dan besi. Juga menghasilkan lebih sedikit limbah dan lebih terbarukan secara ketersediaan. Ketiga, kayu-kayu sisa pembangunan yang tidak terpakai juga bisa dimanfaatkan kembali menjadi berbagai produk.

Baca Juga: Sumber Gempa Dangkal Hari Ini Guncang Pulau Mentawai

Keempat, bangunan yang menggunakan material kayu akan membutuhkan waktu pembangunan lebih cepat. Studi kasus membuktikan, proses pembangunan properti bermaterial kayu di atas tanah seluas 5.000 meter persegi bisa selesai dalam tujuh minggu.

Kelima, material kayu juga lebih tahan gempa karena volumenya lebih ringan dan menghasilkan frekuensi yang lebih kecil. Penelitian ini pernah dilakukan di Jepang dengan membuat simulasi gempa 7,2 Skala Richter dan bangunan dengan material kayu tetap dapat berdiri kokoh. [WLC02]

Sumber: ITB

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: baja dan betonCross Laminated TimberHardwoodITBLVLmaterial kayumaterial konstruksi bangunanproduk kayuseismiktahan gempa

Editor

Next Post
Sumbar kirim rendang untuk korban gempa Cianjur. Foto ilustrasi sharonang | pixabay.com.

Sumbar Kirim Rendang 1,3 Ton untuk Korban Gempa Cianjur

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media