Senin, 10 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Robot Bawah Laut IPB Pantau Tutupan Teritip

Kondisi bawah laut Indonesia nyaris tak terpantau karena keterbatasan teknologi. Inovasi robot bawah laut salah satu solusinya.

Senin, 7 Agustus 2023
A A
Robot bawah laut buatan Laboratorium Instrumentasi dan Robotika Kelautan IPB University. Foto ipb.ac.id.

Robot bawah laut buatan Laboratorium Instrumentasi dan Robotika Kelautan IPB University. Foto ipb.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Sebuah inovasi robot bawah laut tengah dikembangkan Laboratorium Instrumentasi dan Robotika Kelautan, Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan (ITK), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University. Robot yang disebut Autonomous Underwater Vehicle (AUV) dan Remote Operating Vehicle (ROV) dikembangkan untuk kemajuan agromaritim.

Beberapa waktu lalu, ROV dan AUV bernama Nusantara-ROV dan Nusantara-AUV generasi ke-5 diuji performanya di Balai Sea Farming, Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Laut (PKSPL) IPB University. Kedua robot tersebut difungsikan untuk melakukan pemantauan tutupan teritip, sejenis hewan laut di jaring keramba.

IPB University juga mengembangkan robot bawah laut untuk melakukan pemantauan terhadap kondisi laut Indonesia yang semakin dibutuhkan. Terlebih kondisi perairan Indonesia sulit diakses menggunakan kapal riset.

Baca Juga: Benito Heru: Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Lewat Pertanian Organik

Robot bawah laut digunakan untuk mengamati objek atau proses yang terjadi di dasar perairan. Layaknya drone, AUV dioperasikan tanpa kabel. Robot ini diprogram untuk melakukan misi seperti inspeksi kabel bawah laut, monitoring terumbu karang, hingga riset arkeologi kelautan. Biasanya AUV mengandalkan sensor dan manipulator. Juga dikembangkan dengan kecerdasan buatan sehingga dapat bergerak sesuai tujuan dari pemrograman yang dibuat.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Aquatic CenterLaboratorium Instrumentasi dan Robotika Kelautan IPB Universityrobot bawah lauttutupan teritip

Editor

Next Post
Pemred media Floresa.co menerima simbolis penghargaan Udin Award 2023. Foto Dok. AJI Indonesia.

Alami Kekerasan Digital Akibat Isu Keadilan Lingkungan, Media Floresa Terima Udin Award

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media