Selasa, 3 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Sepeda Jadi Moda Transportasi Terbaik Perkotaan, Ini Alasannya

Anda malas jalan kaki? Juga malas bersepeda? Lebih suka naik motor meskipun dalam jarak dekat? Jika anda peduli pelestarian lingkungan dan kesehatan, ini saatnya untuk menjadikan sepeda sebagai moda transportasi anda.

Selasa, 2 Agustus 2022
A A
Ilustrasi naik sepeda di perkotaan. Foto u_d7hddm5o/pixabay.com.

Ilustrasi naik sepeda di perkotaan. Foto u_d7hddm5o/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Sepeda punya peran besar dalam konsep better city. Bahwa kota terbaik adalah kota yang dapat berhubungan dengan kota-kota tetangga, desa, atau distrik-distrik tetangga, bahkan negara-negara lain. Untuk memperoleh konektivitas tersebut, dibutuhkanlah moda transportasi. Moda transportasi harian yang terbaik untuk mengisi konektivitas tersebut adalah moda transportasi publik. Sedangkan untuk menghubungkan orang-orang dengan moda transportasi publik tersebut, pilihan terbaik jatuh pada sepeda.

“Jadi sepeda adalah moda transportasi terbaik, di samping transportasi publik untuk wilayah perkotaan,” kata Kepala Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) UGM, Ikaputra dalam webinar nasional bertopik “Bersepeda: Gaya Hidup Sehat dan Peduli Lingkungan Menuju Indonesia Lebih BIKE” menjelang akhir Juli lalu.

Mengapa terbaik?

Baca Juga: Sepeda Listrik Inobike, Dua Jam Isi Daya Bisa Melaju 40 Kilometer

Menurut Dosen Departemen Arsitektur Fakultas Teknik UGM ini, sepeda punya beragam keunggulan. Pertama, sebagai moda transportasi yang dapat menempuh jarak pendek, medium, dan jauh hanya membutuhkan ruang gerak kecil. Kedua, biaya penggunaan dan infrastruktur untuk sepeda lebih ekonomis dibandingkan moda transportasi lainnya. Ketiga, sepeda tidak berdampak kepada lingkungan. Keempat, sepeda dapat memberikan manfaat kesehatan kepada penggunanya.

Namun untuk menjadikan sepeda sebagai pilihan terbaik, ada tantangannya. Menurut Ketua Bike to Work (B2W) Indonesia, Fahmi Saimima, tantangan penggunaan sepeda sebagai moda transportasi untuk bekerja, terutama di Indonesia yang notabene beriklim tropis. Iklim tropis sebagai kondisi alam semestinya tidak menyurutkan semangat untuk tetap mendukung pengurangan polusi udara, salah satunya dengan bersepeda.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: jalan kakimoda transportasimotorperkotaanPustral UGMsepeda

Editor

Next Post
Guru Besar ITB, Prof. I Gede Wenten. Foto itb.ac.id.

I Gede Wenten: Integrasi Teknologi dan Seni akan Menjadi Sesuatu

Discussion about this post

TERKINI

  • Media alternatif, Gejayan.id menggelar walking tour bertema “Tribute to Udin” #1 ke bekas Kantor Harian Bernas, Kota Yogyakarta. Foto Istimewa.Gejayan Civic Memory Lab: Napak Tilas Jurnalistik Udin di ‘Kantor Bernas’
    In News
    Senin, 2 November 2026
  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk raksasa di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa, 20 Oktober 2026. Foto Greenpeace Indonesia.Dua Tahun Rezim Prabowo, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk ‘Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah’
    In News
    Selasa, 20 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media