Minggu, 1 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Solusi Palsu Krisis Iklim Membuat Beban Perempuan Kian Berat

Perempuan menjadi yang paling banyak terdampak perubahan iklim. Terlebih pemerintah menerapkan solusi palsu.

Selasa, 14 Maret 2023
A A
Aksi aksi Pedal untuk Rakyat dan Planet 2023.Foto istimewa.

Aksi aksi Pedal untuk Rakyat dan Planet 2023.Foto istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

Akibatnya menghilangkan tradisi perempuan menangkap ikan di tepi danau yang disebut Monyilo, Mayamasapi, Mosango. Begitu pun dengan proyek geothermal di Purwokerto yang mengakibatkan air sumber kehidupan warga menjadi keruh.

Sementara di Pulau Wawonii, Sulawesi Tenggara, limbah akibat perluasan pertambangan nikel untuk ekosistem kendaraan listrik yang berakhir di pesisir atau laut menyebabkan kerusakan terumbu karang. Bahkan kerusakannya terus meluas dan menurunkan pendapatan harian mereka hingga lebih dari 50 persen.

Dampaknya, perempuan nelayan harus bekerja lebih lama hingga lebih dari 17 jam per hari agar perekonomian keluarga terus berjalan. Sebelum ada tambang, mereka tak lebih dari 10 jam bekerja sebagai perempuan nelayan.

Baca Juga: Aktivitas Megathrust Nias Simeulue Picu Gempa Dangkal Laut Singkil

Proyek energi skala besar marak digalakan pemerintah. Berdasarkan catatan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), pada 2020 terdapat lebih dari 10,000 megawatt pembangkit listrik yang terpasang dan diklaim sebagai energi terbarukan oleh pemerintah. Pada 2025, pemerintah menargetkan pengembangan energi baru dan terbarukan sebesar 39,94 gigawatt (GW) pada 2030.

Transisi energi untuk keluar dari bahan bakar fosil tentu sangat penting sebagai cara untuk mengatasi krisis iklim. Namun, tanpa adanya pertimbangan dan persetujuan warga, termasuk perempuan dan kelompok minoritas lainnya, proyek pengembangan energi baru terbarukan yang dijalankan pemerintah hanya akan menjadi solusi palsu.

“Bukan solusi iklim, karena proyek yang dijalankan justru menghilangkan sumber-sumber kehidupan masyarakat,” kata perwakilan Walhi, Uli Arta.

Baca Juga: Gunung Merapi Kembali Erupsi, Potensi Bahaya Capai 7 Kilometer

Hentikan Bahan Bakar Fosil

Transisi energi mensyaratkan perubahan sistem, sehingga tidak sekadar mengubah batu bara menjadi panas bumi, air, dan lain sebagainya. Namun perlu mentransformasikan pembangunan energi dari yang sebelumnya berorientasi pada pasar menjadi berorientasi pada komunitas. Sekaligus memastikan akses, kontrol, partisipasi, dan manfaat bagi perempuan.

Mengayuh adalah cara untuk menghasilkan energi yang menggerakkan sepeda atau kendaraan kayuh lainnya. Aksi ini menjadi simbol bahwa selama ini perempuan, terutama perempuan akar rumput bersama komunitasnya telah menghasilkan berbagai inisiatif untuk mengatasi krisis iklim dan menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Melalui aksi ini, kami mendesak pemerintah untuk melakukan upaya terbaik mengatasi krisis iklim. Tidak dengan solusi palsu, tidak menjadikan krisis iklim sebagai lahan investasi proyek energi. Tapi menghentikan bahan bakar fosil dan mengembangkan inisiatif berbasis masyarakat lokal dan komunitas,” ucap perwakilan Solidaritas Perempuan, Siti Zulaika. [WLC02]

Sumber: Walhi Nasional

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Aksi Pedal untuk Rakyat dan Planetbeban perempuanInternational Women’s MonthKrisis Iklimperubahan iklimSolusi Palsu Krisis IklimWomen Pedal for People and Planet

Editor

Next Post
Gempa dangkal darat kembali guncang wilayah Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara pada Rabu, 15 Maret 2023 dengan magnitudo 3,1. Foto tangkap layar Google Earth pusat gempa berdasarkan koordinat episentrum gempa dari BMKG.

Gempa Dangkal Darat Kembali Guncang Tarutung

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi mekanisme terbentuknya bencana longsoran di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Ilustrasi Imam Achmad Sadisun/ITB.Begini Mekanisme Aliran Lumpur Saat Longsor Bandung Barat
    In IPTEK
    Jumat, 30 Januari 2026
  • Tiga petani di Pino Raya di Bengkulu Selatan dikriminalisasi. Foto Dok. Walhi.Petani Korban Penembakan di Pino Raya Dikriminalisasi
    In News
    Kamis, 29 Januari 2026
  • Kawasan Kabupaten Bandung Barat yang terdampak longsor. Foto KLH/BPLH.Longsor Bandung Barat, KLH Sebut Ada Kerapuhan pada Struktur Tutupan Lahan
    In Lingkungan
    Kamis, 29 Januari 2026
  • Pakar Gempa Bumi UGM, Gayatri Indah Marliyani. Foto researchgate.net.Gayatri Marliyani, Kemungkinan Aktivitas Sesar Opak Akibat Tekanan dari Gempa Pacitan
    In Sosok
    Rabu, 28 Januari 2026
  • Proses operasi modifikasi cuaca (OMC). Foto Dok. BMKG.BMKG Bantah Operasi Modifikasi Cuaca Jadi Pemicu Ketidakstabilan Cuaca
    In News
    Rabu, 28 Januari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media