Sabtu, 30 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Sudrajat, Dorong Petani Punya Saham Industri Kelapa agar Dapat Nilai Tambah

Kelapa berpotensi menjadi sumber kesejahteraan bagi jutaan masyarakat Indonesia apabila dikelola dengan strategi tepat.

Senin, 14 April 2025
A A
Guru Besar Fakultas Pertanian IPB University, Prof. Sudrajat. Foto Dok. IPB University.

Guru Besar Fakultas Pertanian IPB University, Prof. Sudrajat. Foto Dok. IPB University.

Share on FacebookShare on Twitter

Sayangnya, industri pengolahan kelapa di Indonesia masih tertinggal dibandingkan negara lain. Padahal, negara seperti Filipina dan India telah lebih dulu mengembangkan industri kelapa secara terintegrasi untuk meningkatkan nilai tambah produk kelapa.

Untuk meningkatkan kesejahteraan petani kelapa, Sudrajat menekankan perlu pembangunan industri pengolahan kelapa secara terintegrasi dari hulu ke hilir di setiap provinsi penghasil kelapa.

Baca juga: Kelapa Mulai Langka dan Mahal di Indonesia

“Model seperti yang diterapkan di Riau, yang mengolah seluruh bagian kelapa menjadi berbagai produk bernilai tinggi, dapat menjadi contoh bagi daerah lain,” papar dia.

Sebagai Guru Besar Departemen Agronomi dan Hortikultura IPB University, Sudrajat berharap pemerintah dapat mengadopsi pendekatan berbasis kawasan dengan mendirikan pabrik pengolahan kelapa di tingkat kecamatan atau kabupaten.

Ia juga mendorong skema kepemilikan saham oleh petani dalam industri pengolahan kelapa agar mereka tidak hanya menjadi pemasok bahan baku. Melainkan juga mendapatkan manfaat lebih dari nilai tambah produk.

Baca juga: Kemarau 2025 Lebih Singkat, Kementerian dan Lembaga Harus Tetap Siapkan Mitigasi Risiko

Pemerintah diharapkan kembali berfokus pada program intensifikasi dan peremajaan kelapa, sebagaimana yang dilakukan pada dekade 1990-an hingga awal 2000-an.

Sebab kelapa berpotensi menjadi sumber kesejahteraan bagi jutaan masyarakat Indonesia jika dikelola dengan strategi tepat. Sekaligus juga dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen kelapa terbesar di dunia. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Fakultas Pertanian IPB Universityindustri pengolahan kelapakelapapetani kelapaProf. Sudrajat

Editor

Next Post
Kapal perikanan dan kapal nelayan di dermaga. Foto Dok. KKP.

KKP Minta Kapal Perikanan dan Nelayan Dipasang Sistem Pemantauan Kapal

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media