Jumat, 6 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Allen Kurniawan: Tak Semua Industri Terapkan SOP Pengolahan Limbah

Limbah domestik maupun limbah industri mempunyai SOP pengolahan limbah yang berbeda.

Selasa, 7 Februari 2023
A A
Dosen Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB University, Dr. Eng. Allen Kurniawan. Foto researchgate.net.

Dosen Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB University, Dr. Eng. Allen Kurniawan. Foto researchgate.net.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Air limbah, baik dari hasil industri maupun rumah tangga kerap menjadi isu lingkungan yang utama. Pencemaran air sungai hingga laut perlu ditangani dengan teknologi pengolahan air limbah yang tepat.

“Sebab air limbah merupakan substansi berbahaya yang terakumulasi dan masuk ke dalam media cair,” kata Dosen IPB University dari Divisi Teknik Lingkungan Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Dr. Eng. Allen Kurniawan dalam PodSIL (Podcast Teknik Sipil dan Lingkungan IPB University) episode ke-7.

Konsentrasi limbah terkadang berada di atas baku mutu, sehingga tentu saja berbahaya bagi lingkungan.

Baca Juga: Limbah Tailing Freeport Akibatkan Rakyat Papua Kehilangan Budaya Sungai, Sampan dan Sagu

Sumber limbah dapat berasal secara alamiah maupun tidak terjadi secara alamiah, seperti sektor industri, perumahan, dan aktivitas manusia. Secara alamiah, limbah dapat berasal dari air lindi yang dihasilkan dari dekomposisi sampah rumah tangga ataupun berasal dari sistem drainase dan hujan asam.

Tipe pengolahan air limbah ada tiga, yaitu secara fisika, kimia dan biologis. Secara fisika, menggunakan mekanisme fisik. Secara kimia menggunakan substansi kimia untuk mereduksi polutan. Sedangkan secara biologis menggunakan mikroorganisme untuk membantu proses degradasi polutan.

“Karena air limbah bersumber dari sumber yang berbeda, opsi pengolahannya juga beragam,” kata Allen.

Baca Juga: DPR Desak KLHK Tindaklanjuti Laporan Kerusakan Lingkungan oleh PT Freeport

Tidak menutup kemungkinan perlu dilakukan uji kualitas air untuk mendapatkan parameter kualitas air yang diperlukan untuk menentukan opsi pengolahan yang terbaik.

Limbah Industri Belum Sesuai SOP

Pengolahan limbah domestik di Indonesia masih dibangun secara sektoral atau individual. Sebagian besar menggunakan pengolahan sederhana, yaitu tangki septik. Namun penggunaan tangki septik masih belum sesuai standar.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Air LimbahAllen KurniawanIPB Universitylimbah domestiklimbah industrinstalasi Pengolahan Air Limbahpengolahan limbahtangki septikuji kualitas air

Editor

Next Post
Longsor di Toraja Utara, Sulawesi Selatan, melanda Desa Kurra dan Desa Lembang Toyasa Akung di Kecamatan Bangkelikila. Foto Dok BNPB.

Ini Pemicu Longsor di Toraja Utara, 155 Warga Mengungsi

Discussion about this post

TERKINI

  • Kaoem Telapak desak pemerintah usut tuntas dugaan pembalakan liar dan pencucian kayu Merbau di Nabire, Papua Tengah. Foto Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pembalakan di Nabire
    In News
    Rabu, 4 November 2026
  • Media alternatif, Gejayan.id menggelar walking tour bertema “Tribute to Udin” #1 ke bekas Kantor Harian Bernas, Kota Yogyakarta. Foto Istimewa.Gejayan Civic Memory Lab: Napak Tilas Jurnalistik Udin di ‘Kantor Bernas’
    In News
    Senin, 2 November 2026
  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media