Jumat, 3 April 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Analisa BMKG Masih Ada Potensi Hujan Terjadi Awal Februari 2024

Senin, 29 Januari 2024
A A
Potensi hujan sedang hingga lebat awal Februari 2024. Foto Dok. BMKG.

Potensi hujan sedang hingga lebat awal Februari 2024. Foto Dok. BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Berdasarkan analisis dan pemantauan data cuaca terkini, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih dapat terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Dalam 24 jam terakhir hingga 28 Februari 2024 pukul 07.00 WIB, hujan dengan intensitas tinggi terjadi di beberapa wilayah, meliputi: Banten (118 mm), Bali (73.9 mm), Nusa Tenggara Timur (70.0 mm), DKI Jakarta (62 mm), dan DI Yogyakarta (56.4 mm).

“Mencermati hasil analisis dinamika atmosfer terkini, potensi hujan dengan variasi intensitas beragam di wilayah Indonesia diprediksi masih dapat terjadi hingga memasuki periode awal Februari 2024,” kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto.

Ada beberapa faktor pemicunya, antara lain:
Pertama, aktivitas Monsun Asia disertai potensi seruakan dingin sehingga berpengaruh terhadap peningkatan massa udara basah di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan ekuator.

Baca Juga: 16 Tahun BNPB dari Masa ke Masa

Kedua, gelombang ekuator Rossby dan Kelvin masih aktif di sekitar wilayah Indonesia bagian tengah, sehingga memicu pembentukan awan hujan.

Ketiga, terbentuk pola belokan dan pertemuan angin yang memanjang di selatan ekuator sebagai dampak dari penguatan angin Monsun Asia.

Potensi Hujan Sedang – Lebat
Periode 29 Januari – 1 Februari 2024 terjadi di wilayah: Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kep. Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatra Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat, Papua.

Baca Juga: 3 Rencana Program Badan Geologi 2024 dan Capaian Kinerja 2023

Periode 2 – 4 Februari 2024 terjadi di wilayah: Sumatra Utara, Sumatra, Barat, Riau, Kep. Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatra Selatan, Kep. Bangka Belitung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat, Papua.

Potensi cuaca Jabodetabek
Periode 29 Januari – 1 Februari 2024, secara umum berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Jabodetabek.

Periode 2 – 4 Februari 2024, secara umum cuaca berawan hingga hujan ringan di wilayah Jabodetabek.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BMKGCuaca Ekstremgelombang tinggiMonsun Asiapotensi hujan lebatpotensi rob

Editor

Next Post
Status Gunung Lewotobi Laki-laki turun menjadi siaga. Foto Dok. Kementerian ESDM.

Status Gunung Lewotobi Laki-laki Turun Menjadi Siaga

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media