Jumat, 29 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Badak Jawa Bercula Satu, Hewan Purba yang Hanya Ditemukan di Indonesia

Dahulu badak Jawa tersebar di sebagian besar wilayah Asia Tenggara mulai dari Assam-India, Myanmar, Thailand, Malaysia, dan Vietnam.

Senin, 4 Agustus 2025
A A
Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus). Foto Stephen ​Belcher/WWF.

Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus). Foto Stephen ​Belcher/WWF.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Badak Jawa bercula satu (Rhinoceros sondaicus) merupakan salah satu hewan purba di dunia yang masih hidup. Dahulu badak Jawa tersebar di sebagian besar wilayah Asia Tenggara mulai dari Assam-India, Myanmar, Thailand, Malaysia, dan Vietnam yang dinyatakan punah pada tahun 2010. Kini, keberadaannya hanya bisa ditemukan di Indonesia, tepatnya di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), Banten.

“Jadi, badak jawa yang ada di Indonesia, khususnya di TNUK adalah satu-satunya di dunia. Ini merupakan suatu kebanggaan bahwa kita memiliki salah satu jenis badak yang kita konservasikan,” ujar Pakar Konservasi IPB University, Prof. Harini Muntasib, Selasa, 30 Juli 2025.

Harini menjelaskan bahwa badak Jawa masuk dalam kategori critically endangered atau terancam punah dalam International Union for Conservation of Nature (IUCN) Red List. Spesies ini juga tercantum dalam Apendiks I CITES, sehingga dilarang keras untuk diperdagangkan karena jumlah populasinya sangat terbatas.

Baca juga: PN Unaaha Putuskan PLTU Lakukan Perbuatan Melawan Hukum di Morosi

Data terbaru dari Balai TNUK menunjukkan, populasi badak Jawa saat ini diperkirakan hanya berkisar antara 87 hingga 100 ekor. Jumlah tersebut diperoleh melalui metode Model Spatial Count berdasarkan deteksi kehadiran badak di lokasi pengamatan.

Sebagai upaya pelestarian, sejak 2009 telah dikembangkan kawasan khusus bernama Javan Rhino Study and Conservation Area (JRSCA) seluas 5.100 hektare di bagian selatan Gunung Honje dalam kawasan TNUK. Kawasan ini diperuntukkan bagi perluasan habitat dan pengembangbiakan intensif badak Jawa.

“Fasilitas JRSCA sudah siap, termasuk kandang pengembangbiakan, serta bangunan untuk peneliti dan petugas. Saat ini tengah dipersiapkan translokasi badak dari habitat utama menuju kawasan JRSCA,” ungkap dia.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: badak Jawahewan purbaIPB UniversityRhinoceros sondaicusTaman Nasional Ujung Kulon

Editor

Next Post
Menhut dan Kepala Basarnas teken MOU SAR di wilayah hutan, 5 Agustus 2025. Foto Kemenhut.

Menhut dan Kepala Basarnas Teken MoU Pertolongan di Kawasan Hutan

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media