Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Banjir dan Air Sungai Meluap di Belu dan Kendari, 2 Orang Tewas

Kamis, 7 Maret 2024
A A
Kondisi rumah di Kendari yang masih terendam banjir sejak 4 Maret 2024. Foto Dok. BPBD Kendari.

Kondisi rumah di Kendari yang masih terendam banjir sejak 4 Maret 2024. Foto Dok. BPBD Kendari.

Share on FacebookShare on Twitter

Pusdalops BNPB melaporkan, Kamis, 7 Maret 2024 wilayah terdampak banjir meliputi 11 kelurahan di 6 kecamatan. Meliputi Kelurahan Lahundape di Kecamatan Kendari Barat; Kelurahan Korumba di Kecamatan Mandonga; Kelurahan Punggolaka di Kecamatan Puuwatu; Kelurahan Kadia, Bende, Pondabea, Anaiwoi di Kecamatan Kadia, Kelurahan Anawai, Wua-wua, Bonggoeya di Kecamatan Wua-wua, dan Kelurahan Anggoeya di Kecamatan Poasia. Dampak banjir yang paling parah terjadi di Kelurahan Sodhoa, Kecamatan Kendari Barat dan di daerah Lasolo,

Bencana baniir menyebabkan 715 KK terdampak dan 1 orang tewas. Sedangkan kerugian materil sebanyak 715 unit rumah terendam dan 1 unit kantor lurah terdampak.

Upaya penanganan banjir, BPBD Kota Kendari berkoordinasi dengan pemerintahan setempat melakukan pendataan dan pembersihan rumah warga terdampak banjir bersama Damkar Kota Kendari, Balai Wilayah Sungai dan masyarakat.

Informasi Kasi Logistik BPBD Kendari, Dedi, saat ini kondisi banjir di sebagian wilayah berangsur surut. Namun Kelurahan Sanua dan kampung Salo Kembali dilanda banjir akibat curah hujan tinggi pada 6 Maret 2024, pukul 02.00 dini hari setinggi 1,5 – 2 meter.

“Sebagian korban mengungsi ke rumah saudara, BPBD bersama dinas sosial mendirikan dapur umum di Kelurahan Sanua dan Kampung Salo,” kata Dedi dalam siaran tertulis BNPB, 7 Maret 2024.

Antispasi banjir dilakukan tim gabungan dengan melakukan pembersihan drainase sudah secara rutin. Namun lantaran luapan air besar dan terjadi air laut pasang, sehingga air tidak bisa mengalir ke laut. Selain itu, jumlah personil sedikit, sementara lokasi banjir luas dan sulit dijangkau, akses yang kecil dan jalan berbuki-bukit.

Merespons kejadian itu, BNPB mengimbau pemda dan masyarakat untuk lebih meningkatkan kesiapsiagaan mengantisipasi kejadian banjir serupa, dengan menjaga lingkungan, dan membuat alternatif serapan air. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: banjirBMKGBNPBdebit air sungaiKabupaten BeluKota Kendari

Editor

Next Post
Warga terdampat banjir di sejumlah wilayah di Sumatera Barat dievakuasi, 8 Maret 2024. Foto BPBD Padang.

Banjir Lebih 2 Meter, Sejumlah Wilayah di Sumatra Barat Terendam

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media