Selasa, 11 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Banjir dan Air Sungai Meluap di Belu dan Kendari, 2 Orang Tewas

Kamis, 7 Maret 2024
A A
Kondisi rumah di Kendari yang masih terendam banjir sejak 4 Maret 2024. Foto Dok. BPBD Kendari.

Kondisi rumah di Kendari yang masih terendam banjir sejak 4 Maret 2024. Foto Dok. BPBD Kendari.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Hujan deras pada Selasa, 5 Maret 2024 menyebabkan debit air sungai di Desa Derokfaturene, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur terus meningkat. Arus yang deras tersebut mengakibatkan satu orang tewas akibat terseret arus.

Berdasarkan laporan harian Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), korban tengah melewati sungai untuk membawa hewan ternak sapinya pulang saat hujan deras. Tiba-tiba korban terpeleset, sehingga terbawa arus sungai, Selasa, 5 Maret 2024, sekitar pukul 17.00 Wita.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari BPBD Belu, Basarnas, TNI, Polri serta relawan melakukan upaya pencarian terhadap warga tersebut. Dua hari kemudian, Kamis, 7 Maret 2024, pukul 10.54 WITA, jenazah korban berhasil ditemukan dan dievakuasi.

Pantauan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang berlaku 5 Maret 2024 Pukul 07:00 WIB hingga 7 Maret 2024 Pukul 07:00 WIB menyebutkan, bahwa wilayah Nusa Tenggara Timur berpotensi hujan lebat dengan status waspada.

BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati adanya potensi hujan lebat. Masyarakat juga diminta selalu mengikuti arahan serta imbauan pemda setempat.

Kebanjiran Lagi di Kendari

Banjir juga melanda Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin, 4 Maret 2024. Kejadian banjir dipicu hujan intensitas tinggi yang bersamaan dengan air laut pasang. Juga akibat luapan kali Lasolo sehingga drainase tidak dapat menampung debit air pada pukul 04:00 WITA.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: banjirBMKGBNPBdebit air sungaiKabupaten BeluKota Kendari

Editor

Next Post
Warga terdampat banjir di sejumlah wilayah di Sumatera Barat dievakuasi, 8 Maret 2024. Foto BPBD Padang.

Banjir Lebih 2 Meter, Sejumlah Wilayah di Sumatra Barat Terendam

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media