Baca Juga: BMKG Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan Sebelum Kemarau, Begini Caranya
Lokasi pengungsian di antaranya, di Kelurahan Gandekan, Kelurahan Jagalan, Kelurahan Kedunglumbu, Kelurahan Sudiroprajan. Kelurahan Pasar Kliwon, Kelurahan Joyosuran, Kelurahan Jebres, Kelurahan Sewu, Kelurahan Pucangsawit, Kelurahan Semanggi dan Kelurahan Joyontakam.
Menurut Muhari, banjir yang melanda wilayah Solo Raya dipicu tingginya curah hujan sejak dua hari lalu, wilayah yang terdampak banjir berada di kawasan daerah aliran sungai (DAS) Bengawan Solo dan beberapa anak sungai Bengawan Solo yang mengalami kenaikan debit air dari wilayah hulu, yakni Waduk Gajahmungkur.
Baca Juga: Ini Enam Persoalan Prioritas Sumber Daya Air dalam WWF 2024 di Bali
BPBD Kota Surakarta saat ini terus melakukan pendataan lanjutan bersama lintas instansi terkait dan tiap-tiap pemerintah desa dan kelurahan. Tim gabungan juga mengupayakan penyelamatan masyarakat sebagai prioritas utama. Serta menyediakan bantuan logistik dan permakanan beserta dapur umum.
“Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa. Sementara itu kondisi lapangan masih terpantau kondusif, meskipun tinggi muka air masih bertahan dan belum ada tanda-tanda akan surut,” imbuh Muhari. [WLC01]
Discussion about this post