Kamis, 28 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Benarkan Tanaman Indoor Bisa Hidup di Tempat Gelap?

Senin, 3 Maret 2025
A A
Ilustrasi tanaman hias di dalam ruangan. Foto 1tamara2/pixabay.com.

Ilustrasi tanaman hias di dalam ruangan. Foto 1tamara2/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Belakangan ini, banyak masyarakat yang gemar memelihara tanaman yang bisa diletakkan di dalam rumah (indoor). Selain berfungsi sebagai elemen dekorasi yang mempercantik ruangan, tanaman indoor juga dikenal mampu menyaring udara secara alami.

Pertanyaannya: benarkah tanaman indoor bisa hidup di tempat gelap, tanpa cahaya?

Dosen Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian IPB University, Krisantini menjelaskan bahwa tanaman indoor tetap membutuhkan cahaya, meski dalam jumlah terbatas.

Baca juga: Ada Pohon Cabe Jamu hingga Gamal di Hutan Mahasiswa UGM di Ngawi

“Jika ditempatkan dalam kondisi gelap total, tanaman indoor tidak dapat tumbuh dengan baik. Meskipun tanaman ini membutuhkan keteduhan (shade), mereka tetap memerlukan sinar matahari untuk proses fotosintesis,” jelas dia.

Tanaman indoor berasal dari habitat alami di bawah naungan pohon-pohon besar di hutan. Mereka telah beradaptasi untuk tumbuh di lingkungan dengan cahaya terbatas. Namun, bukan berarti mereka bisa bertahan tanpa cahaya sama sekali.

Bagi para pencinta tanaman indoor, Krisantini memberikan beberapa tips perawatan untuk tanaman ini.

Baca juga: Rombongan Pendaki Puncak Cartensz Diserang Hipotermia Akibat Cuaca Buruk, Dua Orang Meninggal

Pertama, jangan terlalu sering memberikan pupuk. Sebab dalam kondisi cahaya terbatas (di dalam ruangan), kebutuhan makanan lebih sedikit.

Kedua, rotasi posisi tanaman. Pindahkan pot tanaman secara berkala agar pertumbuhannya seimbang.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: fotosintesishabitat alamiIPB Universitytanaman indoor

Editor

Next Post
Peserta pelatihan konservasi burung bermifrasi di Pulau Rambut. Foto Dok. KSDAE.

Pelatihan Konservasi Burung Bermigrasi di Pulau Rambut

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media