Senin, 5 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Benarkan Tanaman Indoor Bisa Hidup di Tempat Gelap?

Senin, 3 Maret 2025
A A
Ilustrasi tanaman hias di dalam ruangan. Foto 1tamara2/pixabay.com.

Ilustrasi tanaman hias di dalam ruangan. Foto 1tamara2/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Ketiga, hindari paparan asap dapur dan AC. Sebab asap dapur dan udara dingin dari AC dapat mengganggu kesehatan tanaman.

Baca juga: Varietas Padi untuk Lahan Rawa dan Kering di Luar Jawa Lewat Pemuliaan Tanaman

Macam tanaman indoor

Jenis-jenis tanaman indoor yang biasa dipelihara antara lain spesies famili Araceae, Philodendron, Aglaonema, Monstera, dan Epipremnum. Beberapa tanaman dengan habitus cukup tinggi di antaranya adalah palem waregu, palem kuning, dan macam-macam suji (Dracaena).

Ia juga menyampaikan fakta-fakta menarik dari tanaman indoor, di antaranya anthurium dan spathiphyllum. Kedua spesies ini dapat berbunga dalam kondisi ternaung. Juga berbagai jenis anggrek.

“Biasanya tanaman ini dibudidayakan di luar dengan shade (paranet), kalau sudah berbunga bisa dibawa ke dalam ruangan,” kata dia.

Baca juga: Ambil Sampel di SPBU Jabodetabek, Lemigas Klaim Kualitas BBM Sesuai Standar

Beberapa spesies diduga dapat menyerap polutan udara, termasuk di dalam ruangan. Seperti Sansevieria dan tanaman hijau melakukan fotosintesis yang produknya ialah oksigen. Menempatkan tanaman indoor dalam ruangan kantor terbukti dapat meningkatkan kelembaban relatif.

“Ini bermanfaat, terutama di daerah kering,” imbuh dia. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: fotosintesishabitat alamiIPB Universitytanaman indoor

Editor

Next Post
Peserta pelatihan konservasi burung bermifrasi di Pulau Rambut. Foto Dok. KSDAE.

Pelatihan Konservasi Burung Bermigrasi di Pulau Rambut

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media