Minggu, 15 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Bencana Alam Luwu, Akses Darat Terbuka Logistik Dipasok ke Desa-desa di Latimojong

Jumat, 10 Mei 2024
A A
Penanggulangan dampak bencana alam Luwu, Sulawesi Selatan, BNPB menggandeng komunitas off road dari IOF Pengcab Luwu, memasok logistik ke desa-desa di Kecamatan Latimojong yang sulit dijangkau. Foto BNPB.

Penanggulangan dampak bencana alam Luwu, Sulawesi Selatan, BNPB menggandeng komunitas off road dari IOF Pengcab Luwu, memasok logistik ke desa-desa di Kecamatan Latimojong yang sulit dijangkau. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Salah satu faktor penentu cepat atau lambatnya penanganan dampak bencana alam di masa tanggap darurat adalah akses jalan atau penghubung ke lokasi terdampak bencana alam, seperti yang terjadi di Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan.

Dampak bencana alam Luwu, berupa banjir dan longsor yang terjadi pada Jumat, 3 Mei 2024, menerjang 13 wilayah kecamatan di Kabupten Luwu. Kecamatan Latimojong merupakan wilayah yang paling terdampak bencana alam Luwu, hingga memutus akses menuju sejumlah wilayah desa di Latimojong.

BNPB sebelumnya melaporkan, dampak bencana alam Luwu menelan korban jiwa sebanyak 12 orang. Delapan korban meninggal dunia warga Kecamatan Latimojong, empat korban lainnya warga Desa Poringan di Kecamatan Suli Barat.

Baca Juga: Banjir dan Longsor Luwu, Operasi Udara Evakuasi Warga Sakit dan Pasok Logistik

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan hingga Kamis, 9 Mei 2024, wilayah yang sebelumnya tak dapat dijangkau akibat akses jalur darat tertimbun, tertutup material longsor, kini sudah dapat dilalui.

Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Fajar Setyawan menyatakan bahwa dari 12 desa yang terdampak di Kabupaten Luwu, satu desa kini sudah dapat diakses melalui jalur darat.

“Desa Kadundung sudah bisa kita lewati jalur darat, kita bergerak cepat untuk langsung mendistribusikan bantuan,” ujar Fajar pada Kamis, 9 Mei 2024.

Baca Juga: RUU Perubahan Iklim Sempat Masuk Prolegnas Prioritas 2023

Upaya penanganan dampak bencana alam Luwu terus dilakukan BNPB secara intensif. Guna menjangkau wilayah yang sulit dilalui untuk distribusi logistik bagi warga terdampak, BNPB melakukan operasi udara.

Selain menggunakan Helikopter Bell BNPB dan Helikopter AW Polri, upaya memasok kebutuhan logistik ke wilayah terdampak yang sulit diakses jalur darat, BNPB menggandeng komunitas off road dari IOF Pengcab Luwu.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Banjir dan Longsor Luwubencana alam LuwuKabupaten LuwuKecamatan Latimojong

Editor

Next Post
Hingga sepekan Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, masih dilanda banjir. Foto BPBD Kabupaten Konawe Utara.

Hingga Sepekan Kabupaten Konawe Utara Masih Dilanda Banjir

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ikan mati massal. Foto akbarnemati/pixabay.com.Ikan Dewa Mati Massal di Kuningan, Apa Penyebabnya?
    In Rehat
    Kamis, 12 Februari 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 serukan pelaksanaan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.KPA Kritik Peran Bank Tanah, Menghidupkan Lagi Kepemilikan Tanah Negara Masa Kolonial
    In Lingkungan
    Rabu, 11 Februari 2026
  • MMA dan PPLH LRI sepakat menguatkan peran adat dalam mengelola hutan di Aceh. Foto Dok. IPB University.Kuatkan Kembali Panglima Uteun untuk Jaga Kelestarian Hutan Aceh
    In News
    Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi pertambangan dekat dengan sebuah danau (L) dan Teluk Weda (R) di Indonesia Timur pada 2023. Foto Climate Rights International.Jatam Tegaskan, Empat Perusahaan Tambang di Maluku Utara Harus Ditindak Tegas, Tak Sekadar Denda
    In Lingkungan
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media