Sabtu, 30 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

BIN Ingatkan, Bencana Alam Dapat Mengancam Keamanan Negara

Sabtu, 8 Oktober 2022
A A
Ilustrasi dunia digital. Foto TheDigitalArtist/pixabay.com

Ilustrasi dunia digital. Foto TheDigitalArtist/pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Bencana alam era digital tak hanya menimbulkan korban jiwa, kerugian materiil dan moril. Melainkan juga dapat mengancam sektor ekonomi nasional, bahkan keamanan negara.

“Informasi bencana alam dapat menjadi tantangan stabilitas keamanan negara,” kata Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Badan Intelijen Negara (BIN), Armi Susandi dalam webinar bertajuk “Informasi Bencana Dalam Keamanan Negara” yang digelar Program Studi Meteorologi Institut Teknologi Bandung (ITB), 1 Oktober 2022.

Ancaman yang dimaksud seperti pencurian data, pemetaan sumber daya, juga infiltrasi asing berkedok bantuan Internasional.

Baca Juga: Kata Sandi Rentan Peretasan, Biometrik Jadi Solusi Keamanan Digital

Sementara mayoritas atau 85 persen bencana alam yang terjadi di Indonesia merupakan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, cuaca ekstrem, dan kebakaran hutan. Pada tahun 2021 telah terjadi 5.402 bencana alam. Kemudian bencana alam tahun per 25 September 2022 telah mengakibatkan 3 orang terdampak, 144 meninggal, 29.002 rumah hancur, dan 758 fasilitas ibadah, pendidikan dan keagamaan rusak.

Ada tujuh provinsi di Indonesia paling rawan bencana, yakni Aceh, Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan. Berbagai sektor usaha yang terdampak, seperti sektor pertanian, pariwisata, pertambangan, dan perikanan.

Peristiwa tsunami Lampung (2018) telah menimbulkan kerugian sebesar Rp202 miliar. Kerusakan infrastruktur publik mencapai Rp100 miliar dan sarana hunian masyarakat yang mencapai Rp102 miliar.

Baca Juga: Tiga Potensi Ancaman Bencana KTT G20 di Bali

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: ancaman keamanan negaraArtificial Intellegencebencana alambencana hidrometeorologiBINinformasi intelijenITBkarhutlakeamanan negarapencurian data

Editor

Next Post
Ilustrasi mendaki gunung. Foto zapCulture/pixabay.com

Mendaki Gunung yang Netral Karbon, Apakah Itu?

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media