Senin, 10 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

BIN Ingatkan, Bencana Alam Dapat Mengancam Keamanan Negara

Sabtu, 8 Oktober 2022
A A
Ilustrasi dunia digital. Foto TheDigitalArtist/pixabay.com

Ilustrasi dunia digital. Foto TheDigitalArtist/pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Bencana alam era digital tak hanya menimbulkan korban jiwa, kerugian materiil dan moril. Melainkan juga dapat mengancam sektor ekonomi nasional, bahkan keamanan negara.

“Informasi bencana alam dapat menjadi tantangan stabilitas keamanan negara,” kata Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Badan Intelijen Negara (BIN), Armi Susandi dalam webinar bertajuk “Informasi Bencana Dalam Keamanan Negara” yang digelar Program Studi Meteorologi Institut Teknologi Bandung (ITB), 1 Oktober 2022.

Ancaman yang dimaksud seperti pencurian data, pemetaan sumber daya, juga infiltrasi asing berkedok bantuan Internasional.

Baca Juga: Kata Sandi Rentan Peretasan, Biometrik Jadi Solusi Keamanan Digital

Sementara mayoritas atau 85 persen bencana alam yang terjadi di Indonesia merupakan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, cuaca ekstrem, dan kebakaran hutan. Pada tahun 2021 telah terjadi 5.402 bencana alam. Kemudian bencana alam tahun per 25 September 2022 telah mengakibatkan 3 orang terdampak, 144 meninggal, 29.002 rumah hancur, dan 758 fasilitas ibadah, pendidikan dan keagamaan rusak.

Ada tujuh provinsi di Indonesia paling rawan bencana, yakni Aceh, Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan. Berbagai sektor usaha yang terdampak, seperti sektor pertanian, pariwisata, pertambangan, dan perikanan.

Peristiwa tsunami Lampung (2018) telah menimbulkan kerugian sebesar Rp202 miliar. Kerusakan infrastruktur publik mencapai Rp100 miliar dan sarana hunian masyarakat yang mencapai Rp102 miliar.

Baca Juga: Tiga Potensi Ancaman Bencana KTT G20 di Bali

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: ancaman keamanan negaraArtificial Intellegencebencana alamBencana HidrometeorologiBINinformasi intelijenITBkarhutlakeamanan negarapencurian data

Editor

Next Post
Ilustrasi mendaki gunung. Foto zapCulture/pixabay.com

Mendaki Gunung yang Netral Karbon, Apakah Itu?

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media