Minggu, 29 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Buku Liputan Investigasi 14 Jurnalis Soal Proyek PSN Tiga Daerah Diluncurkan

Kamis, 29 Mei 2025
A A
Peluncuran buku liputan investigsi tentang PSN, 28 Mei 2025. Foto Dok. AJI.

Peluncuran buku liputan investigsi tentang PSN, 28 Mei 2025. Foto Dok. AJI.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca juga: Aktivis Lingkungan Desak Pemerintah Hentikan Pelemahan SVLK Produk Kayu Indonesia

“Indikasi korupsi tapi hanya direspon sebagai kesalahan pencatatan,” ucap Bayu.

Diky Anandya dari Auriga Nusantara mengatakan posisi pembela lingkungan yang berupaya mempertahankan haknya atas konflik lahan yang dijadikan proyek PSN adalah pihak yang paling rentan. Muncul stigma terhadap mereka sebagai “penghambat pembangunan”. Kenaikan jumlah ancaman terhadap pembela lingkungan mulai meningkat sejak tahun 2017.

Data Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), secara lebih spesifik menyebut sepanjang 2020-2023 terdapat 115 konflik agraria yang disebabkan PSN. Selain menghilangkan partisipasi masyarakat dan melanggengkan praktik kekerasan, orientasi kebijakan PSN yang bertumpu pada kebijakan ekonomi juga mengabaikan faktor lain yang membuat iklim investasi di Indonesia carut marut. Seperti soal kepastian dan penegakan hukum, dan pemberantasan korupsi.

Baca juga: Rumah Rusak Akibat Gempa Bengkulu Bertambah Jadi 255 Unit

Logika terbalik pemerintah dalam world economic forum competitiveness report secara konsisten menempatkan korupsi sebagai masalah utama penghambat investasi di Indonesia. Terbukti pemerintah kesulitan mencari investor untuk IKN.

Erasmus Cahyadi dari Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) mengatakan praktiknya selama ini PSN menghilangkan sumber pangan dan pekerjaan masyarakat seperti hutan sagu, hutan aren, penyadapan karet, kemenyaan dan lainnya. Praktik ini bertentangan dengan Konvensi ILO Nomor 111 yang memandatkan antara lain kewajiban melindungi pekerjaan tradisional MHA.

Situasi yang dihadapi MHA dan masyarakat lokal akibat PSN tidak sejalan dengan instrumen HAM lainnya seperti Hak Sipil dan Politik serta Hak Ekonomi Sosial Budaya, juga UU Nomor 39 tentang HAM. PSN memunculkan diskriminasi penegakan hukum. Perusahaan yang melanggar aturan tidak ada penegakan hukum yang tegas. Berbeda jika masyarakat yang dituduh melanggar aturan langsung cepat ditindak aparat kepolisian.

Baca juga: Gunung Lewotobi Laki-Laki Awas Lagi, Lokasi Relokasi Ditetapkan di Noboleto

Sementara Yosep Suprayogi dari Tempo Witness mengritisi substansi dari buku, yakni perlu data yang komprehensif dari proses liputan. Hasil liputan investigasi itu harusnya lebih jauh menelusuri bentuk fasilitas atau lainnya hasil dari pendanaan DBH itu.

Kesimpulan dari diseminasi ini bahwa kolaborasi penting dilakukan antara komunitas terdampak, organisasi masyarakat sipil, lembaga bantuan hukum hingga media. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: AJI IndonesiaJawa BaratKalimantan Timurliputan investigasiMaluku Utaraproyek PSN

Editor

Next Post
Tim gabungan melakukan evakuasi para korban yang tertimbun longsoran tambang galian C di Gunung Kuda, Cirebon, 30 Mei 2025. Foto Dok. BNPB.

Tambang Galian C Gunung Kuda Cirebon Longsor, 10 Orang Tewas Tertimbun

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media