Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Rumah Rusak Akibat Gempa Bengkulu Bertambah Jadi 255 Unit

Sabtu, 24 Mei 2025
A A
Rumah warga terdampak gempa Bengkul M6,0, 24 Mei 2025. Foto BPBD Bengkulu.

Rumah warga terdampak gempa Bengkul M6,0, 24 Mei 2025. Foto BPBD Bengkulu.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – berdasarkan pemutakhiran data per Sabtu, 24 Mei 2025 pukul 13.00 WIB, jumlah rumah warga yang rusak akibat gempa Bengkulu mencapai 255 unit. Lokasi rumah yang rusak usai diguncang gempa Magnitudo 6,0, Jumat, 23 Mei 2025 pukul 02.52 WIB itu tersebar di Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Tengah.

Rumah rusak di Kota Bengkulu berjumlah 206 unit, delapan di antaranya kategori rusak berat. Sedangkan 6 fasilitas umum juga mengalami kerusakan, yaitu masjid 2 unit, kantor camat 2 unit dan sekolah 2 unit. Sebaran kerusakan di lima kecamatan, yaitu Kecamatan Selebar, Gading Cempaka, Singara Pati, Sungai Serut dan Kampung Melayu.

Di wilayah Bengkulu Tengah, sebanyak 49 rumah dan 4 unit sekolah rusak karena guncangan gempa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat masih terus melakukan verifikasi tingkat kerusakan dan pendataan di lapangan. Sebaran dampak berada di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Pondok Kelapa, Pondok Kubang dan Talang Empat.

Baca juga: Gunung Lewotobi Laki-Laki Awas Lagi, Lokasi Relokasi Ditetapkan di Noboleto

BPBD Kota Bengkulu mencatat 206 KK (792 jiwa) terdampak gempa tersebut, sedangkan di Bengkulu Tengah sebanyak 49 KK. Laporan hari ini menyebutkan tidak ada pengungsian warga. Mereka memilih untuk berada di sekitar rumah dan enggan meninggalkan rumah karena faktor kenyamanan dan keamanan. Penerangan yang sempat padam telah diperbaiki petugas, sehingga fasilitas listrik sudah kembali pulih.

Merespons bencana di wilayah, Pemerintah Kota Bengkulu telah menetapkan surat Keputusan (SK) Penentapan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi. SK bernomor 110 tahun 2025 ini berlaku selama tujuh hari, terhitung sejak 23 Mei hingga 29 Mei 2025.

Wilayah Bengkulu rawan gempa dan tsunami

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menghimbau masyarakat Bengkulu untuk tetap tenang dan waspada dan tidak terpengaruh informasi yang tidak jelas sumbernya. Antisipasi dan penanggulangannya, Badan Geologi Kementerian ESDM telah menurunkan Tim Tanggap Darurat ke lokasi bencana.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Badan Geologi Kementerian ESDMBNPBGempa Bengkulugempa dan tsunami

Editor

Next Post
Ilustrasi gelondongan kayu hutan. Foto Dok Soetana Hasby.

Aktivis Lingkungan Desak Pemerintah Hentikan Pelemahan SVLK Produk Kayu Indonesia

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media