Senin, 28 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Cegah Diabetes dan Obesitas, Konsumsi 2-3 Sendok Teh Gula Pasir dan Perbanyak Buah

Jumat, 15 Agustus 2025
A A
Ilustrasi jenis-jenis gula. Foto freepik.

Ilustrasi jenis-jenis gula. Foto freepik.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca juga: Aliansi Meratus Menduga Usulan Taman Nasional Meratus Kedok Perampasan Tanah Adat

Tips bijak konsumsi gula

Kebutuhan gula setiap orang bisa berbeda-beda, tergantung pada jumlah energi yang diperlukan.

“Konsumsi sukrosa atau gula pasir 2-3 sendok teh sehari itu sudah cukup,” pesan Puspo.

Puspo memberikan beberapa tips untuk konsumsi gula yang bijak. Pertama, kurangi gula pasir. Batasi penambahan sukrosa dalam makanan dan minuman.

Baca juga: Indonesia Minta Perjanjian Plastik Global Tercapai Tanpa Penundaan

Kedua, tingkatkan aktivitas fisik. Bakar kalori yang dikonsumsi agar tidak menumpuk. Lalu, pilih gula kompleks alami. Konsumsi lebih banyak buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian utuh (whole grains).

“Kita dianjurkan mengonsumsi buah lebih banyak, karena selain rasa manisnya, juga mengandung sekian banyak vitamin dan serat pangan. Itu membantu menjaga kesehatan kita,” tutur dia.

Ia juga mengingatkan, bahwa konsumsi gula berlebihan tidak baik untuk kesehatan tubuh. Ia mengajak untuk mengurangi jumlah gula yang dikonsumsi, agar dapat meminimalkan risiko obesitas dan penyakit tidak menular seperti diabetes mellitus. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: diabetes militusFateta IPB Universitykonsumsi gulaobesitas

Editor

Next Post
Ilustrasi karhutla. Foto Vlad_Aivazovsky/pixabay.com.

Spirit Api dalam Sistem Perladangan Berputar Bergeser Jadi Cara Mudah Membuka Lahan

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media