Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Chusni Ansori, Teliti Pengaruh Geologi pada Situs Budaya Geopark Karangsambung – Karangbolong

Ternyata ada pengaruh geologi terhadap situs-situs budaya yang tangible era megalitikum hingga kolonial di kawasan geopark itu.

Senin, 30 Januari 2023
A A
Ahli Utama Pusat Riset Sumberdaya Geologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Chusni Ansori . Foto ugm.ac.id.

Ahli Utama Pusat Riset Sumberdaya Geologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Chusni Ansori . Foto ugm.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Dari hasil penelitiannya diketahui, bahwa endapan alluvial mempunyai persentase sebaran situs paling banyak di setiap era. Artefak batuan beku yang bersumber dari Formasi Halang meliputi M1, M2, M3, M4, HB2, HB5, HB7, HB9, dan HB12. Sementara artefak dari Formasi Gabon meliputi M5, M8, M9, M10, HB8, HB11, K32, dan K75. Artefak M6 dari F. Bulukuning. Keramik HB6B, HB6C bersumber dari luar Kebumen. Tembikar atau genteng atau bata HB39, K39, K50, K58, I21 dari Formasi Halang.

Ia menyimpulkan pada era Megalitikum, warisan budaya lumpang batu yang berfungsi sebagai alat pengolahan pertanian tersebar di endapan alluvial, di sekitar pasir besi, dengan ketinggian kurang dari 50 meter, kelerengan kurang dari 7 persen, bentang lahan marine (M), jarak sungai kurang dari 750 meter, daerah akuifer produktif, dan area yang berkorelasi baik hingga sangat baik.

Baca Juga: El Nino 2023, Ini Dampak dan Mitigasinya

“Pada era Hindu-Buddha, sebagian besar tempat atau sarana ibadah berada pada endapan alluvial,” terang Chusni dalam ujian terbuka dan dinyatakan lulus program doktor di Departemen Teknik Geologi, Fakultas Teknik UGM pada 27 Januari 2023.

Sementara pada era Islam, makam atau makom berada di endapan alluvial. Sedangkan pada era kolonial, situs yang berfungsi untuk ekonomi, pemerintahan, sekolahan, kesehatan, dan pertahanan mengelompok mengikuti pola sebaran situs pemerintahan di seputar Kebumen, Karanganyar, Gombong, Kutowinangun- Prembun. [WLC02]

Sumber: UGM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BRINChusni Ansoriendapan alluvialera megalitikumgeopark Karangsambung - KarangbolongUGM

Editor

Next Post
Peluncuran Penyelesaian Tata Batas Menuju Penetapan Kawasan Hutan 100 Persen Tahun 2023 di Jakarta. Foto ppid.menlhk.go.id.

Atasi Pemanfaatan Ilegal, KLHK Selesaikan Penataan Kawasan Hutan Tahun Ini

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media