Sabtu, 30 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Dampak Bencana Alam Sumbar Besar, Sejumlah Opsi Penanganan Disiapkan

Rabu, 15 Mei 2024
A A
Dampak kerusakan bencana alam Sumbar (Sumatera Barat) tergolong besar, salah satu wilayah terdampak banjir lahar dingin dan longsor di Jorong Panti, Kabupaten Tanah Datar. Foto BNPB.

Dampak kerusakan bencana alam Sumbar (Sumatera Barat) tergolong besar, salah satu wilayah terdampak banjir lahar dingin dan longsor di Jorong Panti, Kabupaten Tanah Datar. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Status Gunung Ruang Jadi Siaga, Waspada Lontaran Material Pijar

“Tadi kita lihat daerah yang paling parah di Lembah Anai. Semoga dalam waktu dekat sudah bisa dilalui alat transportasi karena dari PUPR tadi sudah bergerakss, mengerahkan alat berat,” kata Suharyanto usai meninjau Lembah Anai di Kabupaten Tanah Datar, Selasa, 14 Mei 2024.

Opsi lain yang dilakukan dalam penangann bencana alam Sumatera Barat, BNPB bersama BMKG akan melaksanakan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).

Menurut Suharyanto, operasi TMC mendukung proses evakuasi dan perbaikan sarana dan prasarana yang ada. Sehingga penanganan darurat tidak terhambat oleh cuaca buruk yang masih berpotensi terjadi sesuai prakiraan oleh BMKG untuk wilayah Sumatera Barat.

Baca Juga: Analisa BMKG, Waspada Banjir Lahar Hujan di Sumbar hingga 22 Mei 2024

“Kami tidak ingin dalam usaha pada tahap tanggap darurat ini terhambat lagi prosesnya karena hujan dan cuaca buruk sehingga adanya bencana susulan. Hari ini sudah bergerak untuk melakukan teknologi modifikasi cuaca, besok kita lanjutkan lagi di wilayah Sumatera Barat, diharapkan seminggu ke depan tidak ada hujan,” ujarnya.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, persiapan dilakukan untuk operasi selama tujuh hari ke depan.

“Untuk TMC masih kami hitung, tapi kami akan siapkan kurang lebih untuk periode sekitar enam sampai tujuh hari. Berapa sortienya tergantung pertumbuhan awan. Biasanya bisa sampai 4 bahkan 11 sortie pernah kami lakukan tapi tidak selalu, tergantung pertumbuhan awan. Tapi kalau untuk pesawatnya kita siapkan sampai tanggal 22 Mei 2024,” ujar Dwikorita.

Pemerintah terus mengupayakan penanganan terbaik bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana alam Sumatera Barat. Nominal bantuan Rp60 juta untuk rumah kategori rusak berat, Rp30 juta rumah rusak sedang, dan Rp15 juta untuk rusak ringan. [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: banjir bandang Agambanjir bandang dan lahar dingin Sumatera Baratbanjir lahar dingin Tanah Datarbencana alam Sumatera Baratbencana alam Sumbar

Editor

Next Post
Penanganan bencana Sumbar, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meninjau posko pengungsian dan memberikan bantuan secara langsung kepada warga terdampak banjir lahar dingin di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Foto BNPB.

Penanganan Bencana Sumbar, BNPB Jamin Kebutuhan Pengungsi dan Siapkan Dana Perbaikan Rumah

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media