Selasa, 12 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Dampak Bencana Alam Sumbar Besar, Sejumlah Opsi Penanganan Disiapkan

Rabu, 15 Mei 2024
A A
Dampak kerusakan bencana alam Sumbar (Sumatera Barat) tergolong besar, salah satu wilayah terdampak banjir lahar dingin dan longsor di Jorong Panti, Kabupaten Tanah Datar. Foto BNPB.

Dampak kerusakan bencana alam Sumbar (Sumatera Barat) tergolong besar, salah satu wilayah terdampak banjir lahar dingin dan longsor di Jorong Panti, Kabupaten Tanah Datar. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Korban meninggal dunia dampak bencana alam Sumbar (Sumatera Barat) bertambah menjadi 58 orang, dan 35 orang hingga kini masih dalam pencarian.

Dampak kerusakan bencana banjir lahar dingin dan banjir bandang yang melanda enam kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Barat pada Sabtu, 11 Mei 2024, tergolong besar.

Melihat fakta besarnya kerusakan akibat bencana alam Sumbar, Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto mengungkapkan, menyiapkan sejumlah opsi penanganan pasca bencana, di antaranya opsi merelokasi warga.

“Untuk relokasi kami sedang asesmen, kami sudah memberikan rekomendasi di tahap transisi rehabilitasi rekonstruksi apakah ada relokasi. Kalau ada relokasi maka pemerintah daerah menyiapkan lahan dan pemerintah pusat yang bangun. Bila tidak sdirelokasi, maka kami akan siapkan opsi lain seperti perbaikan,” kata Suharyanto usai meninjau sdaerah terdampak bencana di Bukik Batabuah di Kabupaten Agam, Pandai Sikek Sepuluh Kota, Lubuk Mata Kuciang, Lembah Anai, Simpang Manunggal, dan Jorong Panti di Kabupaten Tanah Datar.

Baca Juga: Bencana Banjir Lahar di Sumatera Barat Korban Meninggal Dunia Capai 50 Orang

Di masa tanggap darurat, Suharyanto menegaskan, upaya percepatan penanganan terus dilakukan.

“Status tanggap darurat ini kan 14 hari, ini waktu yang cukup panjang. Jadi kita ingin melaksanakan secepat mungkin dari darurat ke rehabilitasi,” ujar Suharyanto.

Pemerintah menargetkan proses penanganan masa tanggap darurat dapat berjalan optimal dan cepat. Guna mengoptimalkan pendistribusian bantuan logistik ke enam daerah terdampak, BNPB bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempercepat perbaikan sejumlah jalan nasional yang terputus dan jembatan yang rusak.

Hingga kini sejumlah wilayah terdampak masih sulit dijangkau karena akses terputus. Lantaran masih sulitnya jalur darat dilalui, pengirimn logistik untuk masyarakat terdampak dilakukan melalui jalur udara, khususnya di Kabupaten Tanah Datar.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Banjir Bandang AgamBanjir Bandang dan Lahar Dingin Sumatera Baratbanjir lahar dingin Tanah Datarbencana alam Sumatera Baratbencana alam Sumbar

Editor

Next Post
Penanganan bencana Sumbar, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meninjau posko pengungsian dan memberikan bantuan secara langsung kepada warga terdampak banjir lahar dingin di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Foto BNPB.

Penanganan Bencana Sumbar, BNPB Jamin Kebutuhan Pengungsi dan Siapkan Dana Perbaikan Rumah

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
  • Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota YogyakartaKritik Walhi Yogyakarta, PSEL Menyeret Daerah Tergantung pada Pasokan Sampah
    In Lingkungan
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Official trailer film Pesta Babi. Foto Indonesia Baru/YouTube.SIEJ: Larangan Nobar Pesta Babi Sensor Pengungkapan Peminggiran Hak Masyarakat Adat
    In News
    Sabtu, 9 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media