Rabu, 12 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Dampak Bencana Alam Sumbar Besar, Sejumlah Opsi Penanganan Disiapkan

Rabu, 15 Mei 2024
A A
Dampak kerusakan bencana alam Sumbar (Sumatera Barat) tergolong besar, salah satu wilayah terdampak banjir lahar dingin dan longsor di Jorong Panti, Kabupaten Tanah Datar. Foto BNPB.

Dampak kerusakan bencana alam Sumbar (Sumatera Barat) tergolong besar, salah satu wilayah terdampak banjir lahar dingin dan longsor di Jorong Panti, Kabupaten Tanah Datar. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Korban meninggal dunia dampak bencana alam Sumbar (Sumatera Barat) bertambah menjadi 58 orang, dan 35 orang hingga kini masih dalam pencarian.

Dampak kerusakan bencana banjir lahar dingin dan banjir bandang yang melanda enam kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Barat pada Sabtu, 11 Mei 2024, tergolong besar.

Melihat fakta besarnya kerusakan akibat bencana alam Sumbar, Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto mengungkapkan, menyiapkan sejumlah opsi penanganan pasca bencana, di antaranya opsi merelokasi warga.

“Untuk relokasi kami sedang asesmen, kami sudah memberikan rekomendasi di tahap transisi rehabilitasi rekonstruksi apakah ada relokasi. Kalau ada relokasi maka pemerintah daerah menyiapkan lahan dan pemerintah pusat yang bangun. Bila tidak sdirelokasi, maka kami akan siapkan opsi lain seperti perbaikan,” kata Suharyanto usai meninjau sdaerah terdampak bencana di Bukik Batabuah di Kabupaten Agam, Pandai Sikek Sepuluh Kota, Lubuk Mata Kuciang, Lembah Anai, Simpang Manunggal, dan Jorong Panti di Kabupaten Tanah Datar.

Baca Juga: Bencana Banjir Lahar di Sumatera Barat Korban Meninggal Dunia Capai 50 Orang

Di masa tanggap darurat, Suharyanto menegaskan, upaya percepatan penanganan terus dilakukan.

“Status tanggap darurat ini kan 14 hari, ini waktu yang cukup panjang. Jadi kita ingin melaksanakan secepat mungkin dari darurat ke rehabilitasi,” ujar Suharyanto.

Pemerintah menargetkan proses penanganan masa tanggap darurat dapat berjalan optimal dan cepat. Guna mengoptimalkan pendistribusian bantuan logistik ke enam daerah terdampak, BNPB bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempercepat perbaikan sejumlah jalan nasional yang terputus dan jembatan yang rusak.

Hingga kini sejumlah wilayah terdampak masih sulit dijangkau karena akses terputus. Lantaran masih sulitnya jalur darat dilalui, pengirimn logistik untuk masyarakat terdampak dilakukan melalui jalur udara, khususnya di Kabupaten Tanah Datar.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Banjir Bandang AgamBanjir Bandang dan Lahar Dingin Sumatera Baratbanjir lahar dingin Tanah Datarbencana alam Sumatera Baratbencana alam Sumbar

Editor

Next Post
Penanganan bencana Sumbar, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meninjau posko pengungsian dan memberikan bantuan secara langsung kepada warga terdampak banjir lahar dingin di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Foto BNPB.

Penanganan Bencana Sumbar, BNPB Jamin Kebutuhan Pengungsi dan Siapkan Dana Perbaikan Rumah

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media