Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Data Sementara, Akibat Gempa Batang 3 Rumah Rusak Berat dan 4 Orang Luka

Minggu, 7 Juli 2024
A A
Salah satu rumah rusak akibat gempa Batang M4,4, Ahad, 7 Juli 2024. Foto BPBD Batang.

Salah satu rumah rusak akibat gempa Batang M4,4, Ahad, 7 Juli 2024. Foto BPBD Batang.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Berdasarkan hasil kaji cepat sementara, gempa yang mengguncang wilayah Kabupaten Batang dan sekitarnya, Ahad, 7 Juli 2024 pukul 14.35 WIB menyebabkan kerusakan sejumlah bangunan. Rinciannya meliputi 3 rumah rusak berat, 5 rumah rusak ringan, 1 tempat ibadah rusak ringan, 1 sekolah rusak sedang dan Kantor Bupati Batang rusak sedang.

Setidaknya, gempa bumi dangkal itu telah berdampak di 6 desa di Kecamatan Batang, 3 desa di Kecamatan Warungasem dan 1 desa di Kecamatan Wonotunggal. Gempa bumi itu juga menyebabkan empat warga mengalami luka setelah terkena reruntuhan bangunan.

Empat korban luka adalah Sri Mukartuna, 37 tahun Dukuh Ketandan, Kelurahan Proyonanggan Utara, Kecamatan Batang mengalami luka ringan. Cati, 78 tahun, Dukuh Ketandan, Kelurahan Proyonanggan Utara, Kecamatan Batang  mengalami luka di kepala. Yuyun Safarih, 42 tahun warga Desa Kalisalak, Kecamatan Batang mengalami luka di kepala. Serta  Sapiin, 65 tahun warga Kelurahan Karangasem Selatan, Kecamatan Batang dirujuk ke RSUD Kalisari Batang.

Baca Juga: Akhir Pekan Banjir Luapkan Sungai di Bolaang Mongondow, Luwu dan Cirebon

Sebagaimana diketahui, dampak kerusakan sejumlah bangunan itu terjadi usai gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4.4 mengguncang wilayah Kabupaten Batang dan sekitarnya, Ahad, 7 Juli 2024 pukul 14.35 WIB. Guncangan gempa bumi itu dirasakan cukup kuat di Kabupaten Batang, Kabupaten Pekalongan dan Kota Pekalongan. Gempa bumi berpusat di kedalaman enam kilometer itu masuk kategori gempa dangkal.

Hingga siaran pers ini diturunkan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Batang bersama TNI, Polri dan unsur forkopimda lain tengah melakukan asesmen lanjutan untuk mendata kerusakan bangunan lainnya dan melakukan pertolongan kepada warga terdampak. Tim gabungan tersebut juga menyiapkan lokasi pengungsian termasuk pendataan warga.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau kepada masyarakat, khususnya di wilayah Batang dan sekitarnya agar tetap tenang dan waspada terhadap potensi gempa bumi susulan.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BNPBBPBD Batanggempa Batangrumah ruska beratSistem peringatan dini

Editor

Next Post
Longsor sebabkan 6 orang tewas di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, 7 Juli 2024. Foto BPBD Bone Bolango.

Banjir dan Longsor di Bone Bolango, Enam Orang Tewas Tertimbun

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media