Kamis, 12 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Desain Kapal Pembersih Sampah di Sungai Perkotaan

Kapal didesain dapat beroperasi di perairan dangkal dengan kemudahan manuver, mampu memindahkan, serta mengolah sampah secara otomatis.

Jumat, 11 Juli 2025
A A
Desain kapal pengangkut sampah di sungai perkotaan. Foto Dok. BRIN.

Desain kapal pengangkut sampah di sungai perkotaan. Foto Dok. BRIN.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika (PRTH) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berkolaborasi dengan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) mengembangkan inovasi kapal pengangkut sampah yang dirancang khusus untuk mengatasi pencemaran di sungai-sungai wilayah perkotaan. Kolaborasi tersebut berupa kajian riset dan inovasi rancang bangun kapal sungai pengangkut timbulan sampah. Kegiatan berlangsung secara multi years sejak 2022 sampai dengan tahun ini.

Perekayasa Ahli Utama PRTH BRIN Meitha Soetardjo menyampaikan, timnya ingin menghasilkan desain dan purwarupa kapal sungai dengan dimensi dan kecepatan yang kompatibel sesuai kondisi sungai-sungai di perkotaan Indonesia.

Harapannya, kapal tersebut dapat beroperasi di perairan dangkal dengan kemudahan manuver dan kemampuan memindahkan, serta mengolah sampah secara otomatis. Desain kapal ini disesuaikan dengan karakteristik sungai-sungai di wilayah urban, seperti Kalimas, Jagir, atau Brantas.

Baca juga: Banjir Musim Kemarau, Greenpeace Serukan Penghentian Ekspansi Energi Fosil

“Kapal dirancang stabil, bermanuver baik, dan mampu beroperasi pada aliran sungai dengan hambatan tinggi,” ujar Meitha di Surabaya, Jawa Timur, Rabu, 9 Juli 2025.

Model kapal sungai ini dirancang dengan bentuk lambung katamaran, menggunakan bahan utama High Density Polyethylene (HDPE) yang ringan. Tahan korosi, dan teknologi produksi modular knock-down, mudah dirakit secara modular di lokasi.

Kapal ini juga dilengkapi dengan sistem mekanik di bagian depan yang berfungsi mengangkat timbulan sampah terapung, seperti plastik, styrofoam, dan ranting dari permukaan sungai ke dalam bak penampungan. Kemudian sampah dikumpulkan secara mekanis, tanpa perlu diambil secara manual oleh petugas.

Baca juga: Kusta Bukan Penyakit Kutukan, Kusta Bisa Disembuhkan

Pengembangannya telah melalui sejumlah tahapan penting, termasuk survei batimetri di Sungai Kalimati Surabaya dan pengamatan langsung terhadap kapal nelayan HDPE di Telocor, Sidoarjo. Rancang bangunnya juga telah melalui simulasi performa hidrodinamika dan struktural, serta telah memperoleh perlindungan paten resmi atas bentuk lambung, rancangan sistem mekanik, dan struktur modularnya.

Sudah dipatenkan

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BRINKapal Sungai Pengangkut Timbulan SampahPoliteknik Perkapalan Negeri Surabayasungai perkotaan

Editor

Next Post
Masyarakat adat Poco Lek menolak proyek panas bumi. Foto Dok. AMAN

Seruan Koalisi Warga Flores-Lembata: Hentikan Proyek Panas Bumi di NTT yang Melukai Kami

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 serukan pelaksanaan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.KPA Kritik Peran Bank Tanah, Menghidupkan Lagi Kepemilikan Tanah Negara Masa Kolonial
    In Lingkungan
    Rabu, 11 Februari 2026
  • MMA dan PPLH LRI sepakat menguatkan peran adat dalam mengelola hutan di Aceh. Foto Dok. IPB University.Kuatkan Kembali Panglima Uteun untuk Jaga Kelestarian Hutan Aceh
    In News
    Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi pertambangan dekat dengan sebuah danau (L) dan Teluk Weda (R) di Indonesia Timur pada 2023. Foto Climate Rights International.Jatam Tegaskan, Empat Perusahaan Tambang di Maluku Utara Harus Ditindak Tegas, Tak Sekadar Denda
    In Lingkungan
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Banjir di salah satu wilayah di Pulau Jawa. Foto Dok. Walhi.Kebijakan Tata Ruang Abaikan Lingkungan, Bencana Ekologis di Pulau Jawa Terus Berlanjut
    In Lingkungan
    Senin, 9 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media