Minggu, 29 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Desain Kapal Pembersih Sampah di Sungai Perkotaan

Kapal didesain dapat beroperasi di perairan dangkal dengan kemudahan manuver, mampu memindahkan, serta mengolah sampah secara otomatis.

Jumat, 11 Juli 2025
A A
Desain kapal pengangkut sampah di sungai perkotaan. Foto Dok. BRIN.

Desain kapal pengangkut sampah di sungai perkotaan. Foto Dok. BRIN.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika (PRTH) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berkolaborasi dengan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) mengembangkan inovasi kapal pengangkut sampah yang dirancang khusus untuk mengatasi pencemaran di sungai-sungai wilayah perkotaan. Kolaborasi tersebut berupa kajian riset dan inovasi rancang bangun kapal sungai pengangkut timbulan sampah. Kegiatan berlangsung secara multi years sejak 2022 sampai dengan tahun ini.

Perekayasa Ahli Utama PRTH BRIN Meitha Soetardjo menyampaikan, timnya ingin menghasilkan desain dan purwarupa kapal sungai dengan dimensi dan kecepatan yang kompatibel sesuai kondisi sungai-sungai di perkotaan Indonesia.

Harapannya, kapal tersebut dapat beroperasi di perairan dangkal dengan kemudahan manuver dan kemampuan memindahkan, serta mengolah sampah secara otomatis. Desain kapal ini disesuaikan dengan karakteristik sungai-sungai di wilayah urban, seperti Kalimas, Jagir, atau Brantas.

Baca juga: Banjir Musim Kemarau, Greenpeace Serukan Penghentian Ekspansi Energi Fosil

“Kapal dirancang stabil, bermanuver baik, dan mampu beroperasi pada aliran sungai dengan hambatan tinggi,” ujar Meitha di Surabaya, Jawa Timur, Rabu, 9 Juli 2025.

Model kapal sungai ini dirancang dengan bentuk lambung katamaran, menggunakan bahan utama High Density Polyethylene (HDPE) yang ringan. Tahan korosi, dan teknologi produksi modular knock-down, mudah dirakit secara modular di lokasi.

Kapal ini juga dilengkapi dengan sistem mekanik di bagian depan yang berfungsi mengangkat timbulan sampah terapung, seperti plastik, styrofoam, dan ranting dari permukaan sungai ke dalam bak penampungan. Kemudian sampah dikumpulkan secara mekanis, tanpa perlu diambil secara manual oleh petugas.

Baca juga: Kusta Bukan Penyakit Kutukan, Kusta Bisa Disembuhkan

Pengembangannya telah melalui sejumlah tahapan penting, termasuk survei batimetri di Sungai Kalimati Surabaya dan pengamatan langsung terhadap kapal nelayan HDPE di Telocor, Sidoarjo. Rancang bangunnya juga telah melalui simulasi performa hidrodinamika dan struktural, serta telah memperoleh perlindungan paten resmi atas bentuk lambung, rancangan sistem mekanik, dan struktur modularnya.

Sudah dipatenkan

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BRINKapal Sungai Pengangkut Timbulan SampahPoliteknik Perkapalan Negeri Surabayasungai perkotaan

Editor

Next Post
Masyarakat adat Poco Lek menolak proyek panas bumi. Foto Dok. AMAN

Seruan Koalisi Warga Flores-Lembata: Hentikan Proyek Panas Bumi di NTT yang Melukai Kami

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media