Kamis, 15 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Fahutan IPB University Kerja Sama dengan Kyoto University Atasi Masalah Gambut

Senin, 14 April 2025
A A
Kunjunga tim Fakultas Kehutanan IPB University ke Kyoto Uiveristy di Jepang. Foto Dok. IPB University.

Kunjunga tim Fakultas Kehutanan IPB University ke Kyoto Uiveristy di Jepang. Foto Dok. IPB University.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Tim ahli Fakultas Kehutanan dan Lingkungan (Fahutan) IPB University menjalin kerja sama dengan Kyoto University untuk mengatasi masalah gambut Indonesia terkait pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) hasil kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kolaborasi juga bertujuan meningkatkan peran masyarakat sebagai ujung tombak dalam penuntasan masalah gambut yang masih berkelindan di tanah air, khususnya di wilayah Provinsi Riau.

Tim Fahutan IPB University berasal dari Divisi Perlindungan Hutan, Departemen Silvikultur. Mereka adalah Prof. Bambang Hero Saharjo, Assoc Prof Ati Dwi Nurhayati, dan Erianto Indra Putra. Ketiganya juga bagian dari tim Regional Fire Management Resource Center Southeast Asia (RFMRC-SEA).

Sementara perwakilan dari Kyoto University yang ditemui adalah Prof. Okamoto Masaaki, Prof. Osamu Kozan (Pusat Studi Pengkajian Asia Tenggara/Center for Southeast Asian Studies/CSEAS), Prof. Takeda Sinya (Graduate School of Asian and African Area Studies), dan Naito Daisuke (Graduate School of Agriculture).

Baca juga: Kelapa Mulai Langka dan Mahal di Indonesia

“Pengalaman dan berbagai informasi yang berhasil diperoleh tim CSEAS Kyoto University merupakan masukan berharga dalam mengungkap berbagai permasalahan yang masih muncul hingga saat ini,” ujar Bambang Hero di Kyoto University, Jepang.

Informasi tersebut menyangkut masalah tenurial, lahan gambut yang makin terdesak karena sebagian besar dikuasai pemilik lahan, maupun masalah teknis gambut itu sendiri dari berbagai pandangan.

Sebelumnya, tim Fahutan IPB University sudah lama berkecimpung dengan permasalahan gambut, terutama emisi yang dihasilkan selama kebakaran, pemulihan, ground water level. Upaya ini telah digarap sejak 2013 lalu bersama Universitas Palangkaraya, Universitas Jambi, dan Universitas Riau.

Baca juga: Kemarau 2025 Lebih Singkat, Kementerian dan Lembaga Harus Tetap Siapkan Mitigasi Risiko

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Fakultas Kehutanan IPB Universitykebakaran lahan gambutKyoto UniversiyProfesor Bambang Hero Saharjo

Editor

Next Post
Penanaman pohon Pinus merkusii di Kebun Raya Cibodas, Bogor, 11 April 2025. Foto Dok. BRIN.

Hari Jadi ke-173, Kebun Raya Cibodas Menambah Koleksi Pohon Pinus

Discussion about this post

TERKINI

  • Dampak karhutla, wilayah Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, diselimuti kabut asap pada Kamis, 8 Oktober 2026. Foto BNPB.Respons Protes Negara Jiran Dampak Karhutla, Prabowo Perintahkan Penanganan Optimal
    In Bencana
    Selasa, 13 Oktober 2026
  • Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, yang terjadi pada Jumat, 9 Oktober 2026. Foto BPBD Kabupaten Gayo Lues.Bencana Banjir dan Longsor Landa Aceh dan Sumatra Barat Ratusan Penduduk Mengungsi
    In Bencana
    Senin, 12 Oktober 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media