Kamis, 19 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Festival Panen Kopi Gayo 2023 Wadah Petani Bagi Ilmu Ketahanan Pangan

Juga ada ritual masyarakat Gayo untuk hidup selaras antara manusia dengan alam.

Jumat, 10 November 2023
A A
Ilustrasi Festival Panen Kopi Gayo. Foto Istimewa.

Ilustrasi Festival Panen Kopi Gayo. Foto Istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

Tak heran, para petani berbagi pengetahuan dan pengalaman budidaya kopi yang mengacu pada prinsip pertanian berkelanjutan dalam festival tersebut. Meliputi pemupukan organik, praktik-praktik penanaman yang ramah lingkungan, dan perlindungan hutan di sekitar perkebunan kopi.

Baca Juga: Gempa 7,2 Magnitudo Laut Banda Picu Tsunami Minor, Gempa Susulan Cukup Tinggi

Tujuan berbagi ilmu tidak hanya untuk meningkatkan produktivitas kopi. Melainkan juga menjaga ekosistem yang mendukung pertanian yang memungkinkan untuk diversifikasi. Di mana ketika panen kopi tidak berlimpah, petani kopi masih dapat mengandalkan sumber pendapatan lain, seperti pertanian tanaman pangan atau peternakan.

“Strategi diversifikasi juga dapat membantu menciptakan fondasi yang kokoh untuk ketahanan pangan jangka panjang,” kata Herdiansyah.

Hasil dari usaha bersama dalam industri kopi masyarakat dan perayaan Festival Panen Kopi Gayo, masyarakat penyelenggara mampu menghadapi tantangan ketahanan pangan dengan lebih baik. Semakin banyak praktik pertanian berkelanjutan, semakin banyak petani yang berhasil dan semakin kuat industri kopi masyarakat, semakin besar pula kontribusi mereka terhadap penyediaan makanan yang cukup dan berkelanjutan bagi masyarakat setempat.

Baca Juga: Dulu Info Gempa Bumi Menunggu Berjam-jam, Sekarang Cepat Lewat SOP InaTEWS

“Kami bisa saling bersilahturahmi, berdiskusi dan membuka wawasan kembali untuk keberlanjutan kopi Gayo di tengah tantangan saat ini yang semakin kompleks. Juga menunjukan apa yang kami raih lewat pameran, bazar pertunjukan dengan media seni budaya,” kata salah satu petani kopi Aceh Tengah, Aman Akram.

Festival tersebut telah diselenggarakan sejak tahun 2017. Tahun ini adalah penyelenggaraan ke-6 di Dataran Tinggi Tanah Gayo Takengon, Kabupaten Aceh Tengah. Kegiatan tahunan itu didukung Direktoral Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, berkerjasama dengan Gayo Kultural Lab dan masyarakat desa-desa yang terlibat dalam penyelenggaraan.

Festival Panen Kopi Gayo diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa-desa penyelenggara melalui pemajuan kebudayaan desa dengan pengembangan potensi-potensi budaya. Nantinya dapat dimanfaatkan untuk kesejahtraan masyarakat dengan menjaga nilai-nilai kebudayaan setempat sebagai modal melanjutkan kehidupan. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Festival Panen Kopi Gayoketahanan panganKopi Gayopertanian berkelanjutanritual doa Ni Kupiritual Nayangseni budaya

Editor

Next Post
PLTS Terapung Cirata. Foto Dok. BPMI Setpres.

Ini 7 Waduk Target Proyek PLTS Terapung Hingga 2030

Discussion about this post

TERKINI

  • Pencemaran di sungai-sungai di Jabodetabek. Foto Dok. Walhi.Pencemaran Sungai-sungai di Jabodetabek Berulang Setiap Tahun
    In Lingkungan
    Selasa, 17 Februari 2026
  • Padang lamun. Foto ugm.ac.id.Ada 16.312 Data Keanekaragaman Hayati Kurun 2020-2024 di Indonesia
    In Rehat
    Selasa, 17 Februari 2026
  • Air melimpas ke jalan raya Purwodadi-Semarang, akibat tanggul tidak mampu menampung debit air di Dusun Mlati, Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin, 16 Februari 2026. Foto BPBD Kabupaten Grobogan.Banjir Rendam 34 Desa di Grobogan, Beberapa Tanggul Jebol
    In Bencana
    Senin, 16 Februari 2026
  • Peneliti BRIN melakukan penelitian di Sungai Cisadane. Foto Dok. BRIN.Sungai Cisadane Tercemar Pestisida, Peneliti BRIN Bagikan Strategi Mitigasi Darurat
    In Lingkungan
    Senin, 16 Februari 2026
  • Citra satelit terkait potensi monsun Asia yang menguat. Foto Dok. BMKG.Monsun Asia Menguat, Waspada Potensi Hujan Lebat di Aceh hingga Papua
    In News
    Minggu, 15 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media