Kamis, 12 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

FGD Peta Jalan Teknologi dan Inovasi dalam Industrialisasi Kebencanaan

Jumat, 22 Desember 2023
A A
FGD roadmap teknologi dan inovasi dalam industrialisasi kebencanaan. Foto bmkg.go.id.

FGD roadmap teknologi dan inovasi dalam industrialisasi kebencanaan. Foto bmkg.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Teknologi dan inovasi dapat dimanfaatkan untuk memantau potensi bencana, mengembangkan sistem peringatan dini, dan meningkatkan kapasitas mitigasi bencana. Konteks inovasi ini dapat mendorong pengembangan teknologi baru yang lebih efektif dan efisien dalam menghadapi bencana.

Dua hal tersebut akan mendukung industrialisasi kebencanaan sehingga ini meningkatkan produksi barang dan jasa yang diperlukan untuk penanganan bencana, seperti alat berat, obat-obatan dan makanan.

Demikian salah satu yang mengemuka dalam kegiatan diskusi kelompok terfokus (FGD) penyusunan draf awal peta jalan teknologi dan inovasi dalam industrialisasi kebencanaan di Jakarta pada 21 Desember 2023. FGD tersebut merupakan upaya BNPB mengawal resiliensi berkelanjutan yang disampaikan Presiden Joko Widodo pada gelaran Global Platform for Disaster Risk Reduction ke-7 pada Mei 2022.

Baca Juga: Aroma Dugaan Korupsi Sektor Tambang Gubernur Maluku Utara, Jatam: Usut!

Hasil FGD tersebut akan memberi masukan terhadap peta jalan (roadmap) kepada pemerintah, akademisi dan pelaku industri dalam mengembangkan dan memanfaatkan teknologi dan inovasi untuk mendukung industrialisasi kebencanaan. FGD ini dihadiri oleh sejumlah pakar dan mitra di bidang teknologi, termasuk BNPB, BRIN, KORIKA, BMKG, dan CTIS.
Deputi bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati menyampaikan isu teknologi sangat relevan dengan kebencanaan. Salah satu tujuannya yaitu mendukung industrialisasi kebencanaan yang berkontribusi dalam mewujudkan resiliensi berkelanjutan. Menurut dia, para pakar teknologi dan akademis memiliki kapasitas dalam pemanfaatan teknologi dan inovasi di bidang kebencanaan.

“Dalam catatan kebencanaan, kami selalu membahas tentang teknologi, serta perubahan iklim yang selalu menjadi perhatian global,” kata Raditya.

Baca Juga: Antisipasi Cuaca Ekstrem Libur Nataru, BMKG Minta Update Prakiraan Cuaca

Ia juga mengajak para pakar teknologi agar ikut terlibat mengawal kebijakan dalam hal kebencanaan. Sementara Direktur Sistem Penanggulangan Bencana BNPB, Agus Wibowo mengatakan artificial intelligence (AI) juga dapat dimanfaatkan untuk membantu dalam upaya penanggulangan bencana.

“Pengurangan risiko bencana dan penguatan ketahanan terhadap dampak bencana dapat dibantu dengan teknologi termasuk teknologi AI,” ujar Agus.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Artificial IntelligenceBMKGBNPBinovasi buatanpeta jalanpotensi bencanaSeismograph Rakyat Indonesia V1Sistem peringatan dini

Editor

Next Post
Presiden Jokowi di lokasi IKN. Foto BPMI Setpres.

Perpres 78 Percepat Perampasan Tanah Rakyat untuk PSN, Walhi: Cabut!

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 serukan pelaksanaan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.KPA Kritik Peran Bank Tanah, Menghidupkan Lagi Kepemilikan Tanah Negara Masa Kolonial
    In Lingkungan
    Rabu, 11 Februari 2026
  • MMA dan PPLH LRI sepakat menguatkan peran adat dalam mengelola hutan di Aceh. Foto Dok. IPB University.Kuatkan Kembali Panglima Uteun untuk Jaga Kelestarian Hutan Aceh
    In News
    Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi pertambangan dekat dengan sebuah danau (L) dan Teluk Weda (R) di Indonesia Timur pada 2023. Foto Climate Rights International.Jatam Tegaskan, Empat Perusahaan Tambang di Maluku Utara Harus Ditindak Tegas, Tak Sekadar Denda
    In Lingkungan
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Banjir di salah satu wilayah di Pulau Jawa. Foto Dok. Walhi.Kebijakan Tata Ruang Abaikan Lingkungan, Bencana Ekologis di Pulau Jawa Terus Berlanjut
    In Lingkungan
    Senin, 9 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media