Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Bambang Hero, Ada Dua Rekomendasi Hadapi Peningkatan Karhutla Ekstrem

Kondisi karhutla global mengkhawatirkan. Direktur Divisi Kehutanan FAO menyebutkan, luas karhutla mencapai 300 juta hektare, sehingga merupakan angka yang sangat mengejutkan.

Senin, 21 Juli 2025
A A
Direktur RFMRC-SEA, Prof. Bambang Hero Saharjo. Foto Istimewa.

Direktur RFMRC-SEA, Prof. Bambang Hero Saharjo. Foto Istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Jauh hari, Executive Director Regional Fire Management Resource Center-Southeast Asia (RFMRC-SEA) IPB University, Prof. Bambang Hero Saharjo menyoroti berbagai tantangan serius dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.

Dalam presentasinya yang bertajuk “Evidence Based Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan”, ia memaparkan kondisi mengkhawatirkan kebakaran global. Mengutip pernyataan Direktur Divisi Kehutanan Lembaga Pangan dan Pertanian Dunia (Food and Agriculture Organization/FAO), bahwa luas karhutla mencapai 300 juta hektare, sehingga merupakan angka yang sangat mengejutkan.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan saat itu telah melaporkan kepada Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perubahan Iklim (United Nations Framework Convention on Climate Change/UNFCCC) pada tahun 2022. Bahwa emisi gas rumah kaca (GRK) dari kebakaran gambut merupakan salah satu kontributor penting emisi yang dihasilkan dari Penggunaan Lahan, Perubahan Penggunaan Lahan, dan Kehutanan (Land Use, Land-Use Change, and Forestry/LULUCF) yang mencapai 50,13 persen.

Baca juga: Hasil Tinjauan BNPB, Kebakaran Lahan dan Hutan Terjadi di Seluruh Wilayah Riau

“Karena itu, pengendalian karhutla harus serius dilakukan,” kata Bambang di hadapan 300 peserta Rapat Kerja Teknis Pengendalian Kebakaran Hutan Tahun 2025 yang diselenggarakan Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan, Direktorat Jenderal Penegakan Hukum, Kementerian Kehutanan beberapa waktu lalu.

Terlebih, situasi semakin menantang pada masa depan. Berdasarkan laporan United Nations Environment Programme (UNEP) tahun 2022, extreme fires diprediksi akan meningkat 14 persen pada tahun 2030, 30 persen pada tahun 2050, dan 50 persen pada tahun 2100.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Brigade Manggala AgnikarhutlaProfesor Bambang Hero SaharjoRFMRC-SEA IPB University

Editor

Next Post
Ilustrsi persiapan operasi modifikasi cuaca (OMC). Foto Dok. BNPB.

Karhutla Juga Terpantau di Sumatra Utara, Sumatra Barat dan Kalimantan Selatan

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media