Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

FGD Peta Jalan Teknologi dan Inovasi dalam Industrialisasi Kebencanaan

Jumat, 22 Desember 2023
A A
FGD roadmap teknologi dan inovasi dalam industrialisasi kebencanaan. Foto bmkg.go.id.

FGD roadmap teknologi dan inovasi dalam industrialisasi kebencanaan. Foto bmkg.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Inovasi SRI V1
Salah satu panelis, Deputi Bidang Instrumentasi, Kalibrasi, Rekayasa, dan Jaringan Komunikasi BMKGBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Muhamad Sadly menggarisbawahi tantangan teknologi yang signifikan bagi masa depan dan berkomitmen untuk menjawabnya melalui inovasi teknologi, seperti Seismograph Rakyat Indonesia (SRI) V1.

Baca Juga: Walhi: Investasi Resort di Kawasan Karst Ancaman Kekeringan di Gunungkidul

Seismograph Rakyat Indonesia (SRI) V1 adalah sebuah pengembangan instrumentasi dan inovasi buatan anak bangsa, menjadi sorotan dalam kegiatan ini. SRI V1 memiliki tiga tipe, yaitu seismograf 1 channel, seismograf 3 channel, dan smart geophone SRI. Keunikannya terletak pada penggunaan radio telemetry sebagai jaringan komunikasi yang menjadikannya ideal untuk digunakan di area yang tidak terjangkau oleh internet.

BMKG memiliki tanggung jawab dalam pemantauan gempa bumi di Indonesia dan berperan sebagai Tsunami Service Provider (TSP) di kawasan regional. Kewenangan itu diatur dalam UU Nomor 31 Tahun 2009 tentang MKG dan Perpres Nomor 93 Tahun 2019 tentang Penguatan & Pengembangan InaTEWS

Hasil sinergi antara BRIN, BMKG, dan PT. Pro-Tech Engineering yang dimanifestaikan dalam pengembangan inovasi SRI V1 telah siap untuk diproduksi secara massal. Teknologi tersebut sebagai dukungan terhadap industri dalam negeri, mendukung visi kemandirian bangsa dalam penguasaan teknologi seismograf.

Baca Juga: Ini Alasan KKP Hentikan Pengerukan Pasir Timah PT EUM di Kepri

Direktur Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana BNPB Udrekh menyambut baik hasil FGD. Menurut dia, berinvestasi dalam infrastruktur yang berketahanan dan kesiapsiagaan darurat akan menyelamatkan nyawa sekaligus mencegah kerusakan, biaya pemulihan dan kemunduran pembangunan.

“Ditambah lagi, Indonesia dapat tumbuh menjadi eksportir solusi yang disesuaikan dengan konteks seiring dengan berkembangnya inovasi,” ujar Udrekh. [WLC02]

Sumber: BNPB, BMKG

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Artificial IntelligenceBMKGBNPBinovasi buatanpeta jalanpotensi bencanaSeismograph Rakyat Indonesia V1Sistem peringatan dini

Editor

Next Post
Presiden Jokowi di lokasi IKN. Foto BPMI Setpres.

Perpres 78 Percepat Perampasan Tanah Rakyat untuk PSN, Walhi: Cabut!

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media