Rabu, 13 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

FGD Peta Jalan Teknologi dan Inovasi dalam Industrialisasi Kebencanaan

Jumat, 22 Desember 2023
A A
FGD roadmap teknologi dan inovasi dalam industrialisasi kebencanaan. Foto bmkg.go.id.

FGD roadmap teknologi dan inovasi dalam industrialisasi kebencanaan. Foto bmkg.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Teknologi dan inovasi dapat dimanfaatkan untuk memantau potensi bencana, mengembangkan sistem peringatan dini, dan meningkatkan kapasitas mitigasi bencana. Konteks inovasi ini dapat mendorong pengembangan teknologi baru yang lebih efektif dan efisien dalam menghadapi bencana.

Dua hal tersebut akan mendukung industrialisasi kebencanaan sehingga ini meningkatkan produksi barang dan jasa yang diperlukan untuk penanganan bencana, seperti alat berat, obat-obatan dan makanan.

Demikian salah satu yang mengemuka dalam kegiatan diskusi kelompok terfokus (FGD) penyusunan draf awal peta jalan teknologi dan inovasi dalam industrialisasi kebencanaan di Jakarta pada 21 Desember 2023. FGD tersebut merupakan upaya BNPB mengawal resiliensi berkelanjutan yang disampaikan Presiden Joko Widodo pada gelaran Global Platform for Disaster Risk Reduction ke-7 pada Mei 2022.

Baca Juga: Aroma Dugaan Korupsi Sektor Tambang Gubernur Maluku Utara, Jatam: Usut!

Hasil FGD tersebut akan memberi masukan terhadap peta jalan (roadmap) kepada pemerintah, akademisi dan pelaku industri dalam mengembangkan dan memanfaatkan teknologi dan inovasi untuk mendukung industrialisasi kebencanaan. FGD ini dihadiri oleh sejumlah pakar dan mitra di bidang teknologi, termasuk BNPB, BRIN, KORIKA, BMKG, dan CTIS.
Deputi bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati menyampaikan isu teknologi sangat relevan dengan kebencanaan. Salah satu tujuannya yaitu mendukung industrialisasi kebencanaan yang berkontribusi dalam mewujudkan resiliensi berkelanjutan. Menurut dia, para pakar teknologi dan akademis memiliki kapasitas dalam pemanfaatan teknologi dan inovasi di bidang kebencanaan.

“Dalam catatan kebencanaan, kami selalu membahas tentang teknologi, serta perubahan iklim yang selalu menjadi perhatian global,” kata Raditya.

Baca Juga: Antisipasi Cuaca Ekstrem Libur Nataru, BMKG Minta Update Prakiraan Cuaca

Ia juga mengajak para pakar teknologi agar ikut terlibat mengawal kebijakan dalam hal kebencanaan. Sementara Direktur Sistem Penanggulangan Bencana BNPB, Agus Wibowo mengatakan artificial intelligence (AI) juga dapat dimanfaatkan untuk membantu dalam upaya penanggulangan bencana.

“Pengurangan risiko bencana dan penguatan ketahanan terhadap dampak bencana dapat dibantu dengan teknologi termasuk teknologi AI,” ujar Agus.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Artificial IntelligenceBMKGBNPBinovasi buatanpeta jalanpotensi bencanaSeismograph Rakyat Indonesia V1Sistem peringatan dini

Editor

Next Post
Presiden Jokowi di lokasi IKN. Foto BPMI Setpres.

Perpres 78 Percepat Perampasan Tanah Rakyat untuk PSN, Walhi: Cabut!

Discussion about this post

TERKINI

  • Mengapati dan mendokumentasikan letusan Gunung Sakurajima di Jepang pada 2013 dari jauh. Foto Dok. Mirzam Abdurrachman.Erupsi Dukono, Pentingnya Pemahaman Risiko dan Peringatan Dini yang Mudah Dipahami
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Salah satu jenis anggrek Merapi. Foto Dok. TNG Merapi.Anggrek Merapi, Beraroma Wangi dan Mampu Bertahan Saat Erupsi
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media