Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gempa Dangkal Laut Jawa 6,5 Magnitudo, Gempa Susulan 64 Kali Terjadi

Jumat, 22 Maret 2024
A A
Dampak gempa dangkal Laut Jawa 6,5 magnitudo pada Jumat, 22 Maret 2024, sejumlah pasien di Rumah Sakit Nadhlatul Ulama, Kabupaten Tuban, dievakuasi ke halaman rumah sakit. Foto Pusdalops BNPB.

Dampak gempa dangkal Laut Jawa 6,5 magnitudo pada Jumat, 22 Maret 2024, sejumlah pasien di Rumah Sakit Nadhlatul Ulama, Kabupaten Tuban, dievakuasi ke halaman rumah sakit. Foto Pusdalops BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gempa dangkal Laut Jawa berkekuatan 6,5 magnitudo yang terjadi pada Jumat, 22 Maret 2024, pukul 15.52 WIB, dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah Provinsi Jawa Timur hingga skala VI Modified Mercalli Intensity (MMI). Skala VI MMI dampak gempa diilustrasikan getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan hingga pukul 18.21 WIB, sudah terjadi 64 kali gempa susulan atau aftershock. Sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, BPBD Kabupaten Tuban melaporkan satu unit rumah mengalami kerusakan di area dapur serta merobohkan satu unit bangunan balai desa.

Di Gresik dilaporkan satu masjid Rumah Sakit di Kepulauan Bawean, Kabupaten Gresik, rusak dampak gempa.

Baca Juga: Dampak Gempa Megathrust di Selatan Jawa Melebihi Tsunami Aceh, Mitigasi Serius Segera

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan, analisis BMKG menunjukkan gempa tektonik di wilayah Laut Jawa memiliki parameter update 6,5 magnitudo.

Episenter gempa terletak pada koordinat 5,92 derajat Lintang Selatan, 112,35 derajat Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 114 kilometer arah Timur Laut Tuban, Jawa Timur, pada kedalaman 12 kilometer.

“Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif di Laut Jawa. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip),” kata Daryono.

Guncangan gempa dangkal Laut Jawa yang dipicu aktivitas sesar aktif Laut Jawa, dirasakan kuat di Pulau Bawean dengan intensitas V hingga VI MMI, daerah Blora, Madura, Gresik, Surabaya, Kabupaten Banjar guncangan gempa dirasakan dengan skala intensitas III-IV MMI yakni, pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah.

Baca Juga: BMKG Gencarkan SLG di Pesisir Selatan untuk Kurangi Risiko Gempa dan Tsunami

Di wilayah Mojokerto, Banjar Baru, Sampit, Banjarmasi, Martapura, Balikpapan, Tanah Grogot, Malang, Lumajang, Madiun, Nganjuk, Pasuruan, Jepara, Rembang, Demak, Kudus, Semarang, guncangan gempa dirasakan pada skala intensitas II hingga III MMI yakni, getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu.

Sedangkan di untuk di daerah Yogyakarta, Kulon Progo, Kebumen, Temanggung, Blitar dan Solo, guncangan gempa di skala intensitas II MMI yakni, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: gempa dangkalgempa dangkal Laut JawaGempa Jawa TimurPulau Baweansesar aktif Laut Jawa

Editor

Next Post
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono. Foto Akun X @DaryonoBMKG.

Penjelasan Daryono Soal Banyaknya Gempa Susulan Pulau Bawean

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media