Senin, 10 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gempa Dangkal Laut Jawa 6,5 Magnitudo, Gempa Susulan 64 Kali Terjadi

Jumat, 22 Maret 2024
A A
Dampak gempa dangkal Laut Jawa 6,5 magnitudo pada Jumat, 22 Maret 2024, sejumlah pasien di Rumah Sakit Nadhlatul Ulama, Kabupaten Tuban, dievakuasi ke halaman rumah sakit. Foto Pusdalops BNPB.

Dampak gempa dangkal Laut Jawa 6,5 magnitudo pada Jumat, 22 Maret 2024, sejumlah pasien di Rumah Sakit Nadhlatul Ulama, Kabupaten Tuban, dievakuasi ke halaman rumah sakit. Foto Pusdalops BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

“Berdasarkan laporan dari masyarakat gempa bumi ini menimbulkan kerusakan di Pulau Bawean. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” kata Daryono.

Pada akun media sosial X, Daryono mengungkapkan hingga pukul 18.21 WIB, telah terjadi 64 kali gempa susulan.

Warga Panik

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengungkapkan, gempa dangkal Laut Jawa menyebabkan kepanikan di masyarakat.

Warga di Kabupaten Tuban merasakan guncangan gempa dengan durasi lebih kurang 15 detik. Sementara warga di Kabupaten Rembang merasakan guncangan gempa durasi sekira 5 hingga 20 detik.

“Gempa tersebut turut membuat masyarakat sempat panik dan melakukan evakuasi mandiri keluar rumah. Di laporkan juga sebagian besar pasien di Rumah Sakit Nahdlatul Ulama Tuban harus dievakuasi ke halaman rumah sakit sebagia bentuk kesiapsiagaan,” kata Abdul Muhari. dalam siaran pers BNPB.

Baca Juga: Banjir Demak, Tanggul Kembali Jebol Presiden Instruksikan Segera Diatasi

Ditegaskannya, hingga siaran pers BNPB diterbitkan, ditidak ada korban jiwa pasca kejadian gempa.

“Kendati demikian BPBD Tuban, Rembang dan Gresik terus melakukan monitoring dan pendataan dampak gempa yang terjadi guna memastikan kondisi dan penanganan lebih lanjut,” imbuh Muhari. [WLC01]

Sumber: Inatews BMKG

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: gempa dangkalgempa dangkal Laut JawaGempa Jawa TimurPulau Baweansesar aktif Laut Jawa

Editor

Next Post
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono. Foto Akun X @DaryonoBMKG.

Penjelasan Daryono Soal Banyaknya Gempa Susulan Pulau Bawean

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media