Minggu, 29 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gempa Ende Magnitudo 5,8 Dipicu Deformasi Batuan

Selasa, 15 Agustus 2023
A A
Pusat gempa Ende magnitudo 5,8 pada Selasa, 15 Agustus 2023. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat BMKG.

Pusat gempa Ende magnitudo 5,8 pada Selasa, 15 Agustus 2023. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Wilayah Pantai Selatan Ende, Nusa Tenggara Timur, Selasa, 15 Agustus 2023 pukul 10.54 WIB, diguncang gempa tektonik dengan kekuatan 5,8 magnitudo. Gempa Ende dipicu aktivitas deformasi batuan.

Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi (BMKG) menyebutkan, magnitudo gempa tektonik Pantai Selatan Ende memiliki parameter update 5,6 magnitudo.

Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan, pusat gempa terletak pada koordinat 8,81 derajat Lintang Selatan dan  121,49 derajat Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 19 kilometer Barat Laut Ende, pada kedalaman 182 kilometer.

Baca Juga: Gempa Sigi Bersifat Merusak, BNPB Serahkan DSP Rp250 Juta dan Logistik

“Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya deformasi batuan akibat mekanisme slab-pull pada lempeng Indo Australia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault),” kata Daryono.

Guncangan gempa dirasakan di Waingapu, Ende dengan skala intensitas III – IV MMI yakni, bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: gempa Endegempa tektonikLempeng Indo AustraliaProvinsi Nusa Tenggara Timur

Editor

Next Post
Pakar Ekonomi Energi UGM, Dr. Fahmy Radhi, MBA. Foto deb.sv.ugm.ac.id.

Fahmy Radhi: Polusi Udara Jakarta Ekstrem Perlu Kebijakan Ekstrem

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media