Minggu, 29 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Harman Ajiwibowo, Peran Pengaman Pantai Hadapi Dampak Perubahan Iklim

Untuk mendukung upaya konservasi dan pengelolaan sumber daya pesisir secara berkelanjutan sehingga memastikan kekayaan alam ini dapat dinikmati generasi mendatang.

Minggu, 1 September 2024
A A
Guru Besar Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB, Prof. Harman Ajiwijoyo. Foto ITB.

Guru Besar Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB, Prof. Harman Ajiwijoyo. Foto ITB.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Dua Sungai Meluap dan Merendam Dua Desa di Sanggau Kalimantan Barat

“Bangunan terbaik adalah offshore breakwater,” kata Harman.

Keuntungan offshore breakwater antara lain tidak mengganggu aktivitas masyarakat pantai, dapat dimanfaatkan masyarakat nelayan untuk melindungi kapal mereka, dapat dimanfaatkan untuk penghijauan pantai seperti penanaman bakau. Juga terdapat penambahan pasir pantai di depan perkampungan masyarakat di pantai, dan tempat pariwisata yang bagus dimana terdapat pasir pantai yang tumbuh.

Baca Juga: Ada Jejak Tsunami Aceh 7000 Tahun Silam di Gua Ek Lentie

Sementara groin merupakan bangunan yang tidak terlalu favorit karena fenomena erosi di sisi hilir groin. Untuk tembok laut dan revetment merupakan bangunan yang baik setelah offshore breakwater. Tembok laut dan revetment akan menghilangkan pasir di depan pantai, tetapi tetap mempertahankan garis pantai.

“Jadi keperluan riset mendatang adalah perlu pengkajian besar kemunduran garis pantai pada sisi lekukan tombola atau salient akibat variasi dari tinggi gelombang, besar gap antara breakwater, jarak breakwater ke pantai,” ucap dia. [WLC02]

Sumber: ITB

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITBpengaman pantaiperubahan iklimProf. Harman AJiwijoyo

Editor

Next Post
Saah satu kegiatan Ekspedisi Internasional Banggai Series 1 di Banggai, Sulawesi Tengah, 17-27 Agustus 2024. Foto Dok. UGM.

Ada Rahasia Karst dan Gua di Banggai Sulawesi Tengah yang Baru Terungkap

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media