Kamis, 28 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Hati-hati Konsumsi Ampo dari Tanah di Ladang Bekas Pemupukan

Sebagian besar komponen dalam ampo berasal dari silika dan alumina yang tidak mudah larut di air, sehingga tidak dapat diserap tubuh.

Kamis, 21 Agustus 2025
A A
Ampo, camilan dari tanah liat asal Jawa Tenagh dan Jawa Timur. Foto disbudporapar.tubankab.go.id.

Ampo, camilan dari tanah liat asal Jawa Tenagh dan Jawa Timur. Foto disbudporapar.tubankab.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Ampo Adalah makanan tradisional asal Jawa Timur dan Jawa Tengah yang terbuat dari tanah liat yang dipotong tipis-tipis. Makanan tradisional ini secara turun temurun dipercaya masyarakat dapat mengurangi rasa pahit pada bahan makanan, juga untuk mengobati berbagai macam penyakit, seperti menyerap racun dan juga menyehatkan pencernaan.

Sejak 2024 lalu, ampo resmi ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda atau intangible cultural heritage oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Artinya, ampo tak hanya sekadar menjadi camilan tradisional, namun juga menjadi bagian dari tradisi dan budaya yang ada di masyarakat.

Namun apakah ampo benar-benar aman untuk dikonsumsi?

Baca juga: Ancaman Biosecurity Pandemi Jadi Alasan Kementerian Kesehatan Gandeng Tentara

Kepala Pusat Studi Pangan dan Gizi UGM, Prof. Sri Raharjo mengungkapkan bahwa sebagian besar komponen dalam ampo berasal dari silika dan alumina. Kedua komponen tersebut tidak mudah larut di air, sehingga tidak dapat diserap tubuh. Akibatnya, ampo tidak memiliki nilai gizi.

“Sesuatu yang memberikan nilai manfaat di sini adalah sesuatu yang memang harus bisa dicerna. Dicerna berarti harus bisa larut,” kara Sri, Rabu, 20 Agustus 2025.

Sedang perihal keamanannya, Sri Raharjo menekankan hal tersebut tergantung sumber dari mana tanah untuk ampo tersebut berasal. Jika tanah yang diambil berasal dari selatan gunung berapi masih berada di area pegunungan, maka tanah yang mengandung mineral tersebut masih relatif bersih.

Baca juga: Sesar Citarum yang Memicu Gempa Bumi Tektonik Karawang-Bekasi

Yang perlu diwaspadai adalah ketika tanah diambil di daerah dekat ladang atau pemukiman yang digunakan untuk berbagai keperluan seperti pemupukan. Kemungkinan tanah tersebut sudah terkontaminasi dan tercemar zat-zat lain, seperti pestisida dan logam berat seperti timbal.

“Kalau itu di daerah-daerah yang sudah terpapar dengan banyak cemaran tadi, upaya untuk memanfaatkannya perlu betul-betul memperhatikan hal cemaran itu tadi,” jelas dia.

Rentan iritasi pencernaan

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: ampoPusat Studi Pangan dan Gizi UGMtanah liat

Editor

Next Post
Dosen Teknologi Hasil Perikanan UGM, Indun Dewi Puspita. Foto Dok. UGM.

Indun Dewi, Perketat Keamanan Pangan Usai AS Tolak Udang Beku Indonesia

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media