Selasa, 21 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ini Salah Satu Penyebab Banjir Satu Meter Lebih di Labura

Kamis, 21 April 2022
A A
Genangan air yang memasuki rumah warga di Kelurahan Aek Kota Batu di Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, pada Rabu malam, 20 April 2022. Foto Dok BNPB

Genangan air yang memasuki rumah warga di Kelurahan Aek Kota Batu di Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, pada Rabu malam, 20 April 2022. Foto Dok BNPB

Share on FacebookShare on Twitter

 Wanaloka.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), menyebabkan banjir di Kelurahan Aek Kota Batu, Kecamatan NA IX-X dengan ketinggian muka air mencapai satu meter lebih.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengidentifikasi, penyebab banjir yang dipicu hujan dengan intensitas tinggi di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Provinsi Sumatera Utara, itu sebab buruknya sistem drainase.

“Hujan dengan intensitas tinggi dan buruknya sistem drainase menyebabkan banjir di wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara, pada Rabu, 20 April 2022, pukul 20.30 WIB,” kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Kamis sore, 21 April 2022.

Baca Juga: Momentum Mudik Lebaran Percepat Peningkatan Cakupan Vaksinasi Booster

Pusdalops BNPB melaporkan, kondisi terkini dampak banjir tercatat sebanyak 9 rumah warga masih tergenang banjir.

“Ketinggian muka air masih menggenangi wilayah ini berkisar antara 80 – 150 sentimeter,” sebut Muhari.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: banjirbanjir di Laburahujan lebatKabupaten Labuhanbatu UtaraProvinsi Sumatera Utara

Editor

Next Post
Letusan Gunung Anak Krakatau pada Kamis pagi, 21 April 2022, setinggi 800 meter. Foto tangkap layar magma.esdm.go.id

Erupsi Anak Krakatau Pagi Tadi, Tahun Ini Sudah 35 Kali Alami Letusan

Discussion about this post

TERKINI

  • Dampak diberlakukannya penutupan TPA Piyungan mulai 23 Juli hingga 5 September, sejumlah tumpukan sampah mulai terlihat di Kota Yogyakarta. Foto Forpi Kota Yogyakarta.Proyek PSEL Yogyakarta Ditunda, Mengapa Konsorsium Pemenang Tender Sudah Diumumkan?
    In News
    Selasa, 21 Juli 2026
  • Ilustrasi regenerasi pohon. Foto Agnieszka/Pixabay.com.Mekanisme Regenerasi Pohon dan Nilai Spiritual Ekologis dalam Al-Qur’an
    In IPTEK
    Senin, 20 Juli 2026
  • Kebakaran di TPA Benowo di Surabaya, 19 Juli 2026. Foto Dok. DKPKP Surabaya.TPA Benowo Terbakar, Risiko Sistem Pemrosesan Sampah Open Dumping
    In Bencana
    Senin, 20 Juli 2026
  • Mengenal orangutan tapanuli. Foto Dok PPID Kemenlhk.Survei Terbaru Populasi Orangutan Sumatera dan Tapanuli Jadi Pijakan Kebijakan Konservasi
    In News
    Sabtu, 18 Juli 2026
  • Tanah longsor di Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Mei 2026. Foto BPBDKabupaten Bogor.Pulau Jawa Hadapi Tekanan Ekologis, Negara Harus Hentikan Perampasan Ruang Hidup
    In News
    Kamis, 16 Juli 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media