Kamis, 16 April 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Jelang Libur Nataru, Waspada Kawah Sileri Gunung Dieng Alami Erupsi Freatik

Jumat, 20 Desember 2024
A A
Penampakan kawah Sileri Gunung Dieng di Jawa Tengah, 19 Desember 2024. Foto Magma Indonesia.

Penampakan kawah Sileri Gunung Dieng di Jawa Tengah, 19 Desember 2024. Foto Magma Indonesia.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan untuk menaikkan status Gunung Dieng di Jawa Tengah dari Level I (Normal) ke Level II (Waspada), Kamis, 19 Desember 2024 pukul 18:00 WIB. Pemerintah meminta masyarakat untuk mematuhi rekomendasi yang telah dikeluarkan demi keselamatan bersama.

Masyarakat dan pihak terkait diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terkait peningkatan aktivitas vulkanik ini. Mengingat saat ini memasuki masa liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, di mana kawasan Dieng biasanya menjadi jujugan wisatawan.

“Kami mengimbau masyarakat dan pengunjung untuk tidak memasuki radius 500 meter dari pusat Kawah Sileri dan menghindari bermalam di sekitar kawah,” ujar Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid, Kamis, 19 Desember 2024.

Baca juga: Tim Peneliti ALG Usulkan Pembentukan Badan Adat Nasional

Peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Dieng secara signifikan tampak pada 18 Desember 2024 pukul 15:12 WIB. Ditandai dengan terjadinya erupsi freatik di Kawah Sileri. Erupsi tersebut terekam seismograf digital dengan durasi gempa sekitar 200 detik dan amplitudo maksimum mencapai 42,7 mm.

Selain Kawah Sileri, potensi bahaya dari erupsi freatik juga dapat terjadi di beberapa kawah, seperti Kawah Timbang, Kawah Siglagah, dan Kawah Pagerkandang. Erupsi freatik dapat terjadi secara tiba-tiba tanpa tanda-tanda awal, terutama saat musim hujan.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: erupsi freatikGunung DiengJawa Tengahkawah Silerilibur NataruPVMBG Badan Geologi

Editor

Next Post
Warga Pulau Rempang kembali mengalami penyerangan, 18 Desember 2024 dinihari. Foto Istimewa.

Anggota Komisi III DPR Minta Aparat Jangan Jadi Beking Kekerasan di Rempang

Discussion about this post

TERKINI

  • Idea serahkan sengketa informasi terkait dokumen perizinan pendirian objek wisata di kawasan karst Gunungsewu di Gunungkidul, 14 April 2026. Foto KSKG.Dokumen Izin Wisata di Karst Gunungsewu Tertutup, Idea Serahkan Sengketa Informasi
    In News
    Selasa, 14 April 2026
  • Dokter menjelaskan kondisi paru-paru peserta ACF melalui hasil foto rontgen yang muncul hanya sesaat setelah melakukan rontgen. Foto Pusat Kedokteran Tropis UGM.Jemput Bola Eliminasi TBC Targetkan 3.000 Warga di Gunungkidul
    In News
    Senin, 13 April 2026
  • Cahaya jejak roket Jielong-3, 11 April 2026. Foto Dok. BRIN.Jejak Roket Cina Jielong-3 di Langit Indonesia
    In News
    Senin, 13 April 2026
  • Nelayan Maluku Utara membersihkan jaring dari lumpur sedimentasi. Foto Walhi Maluku Utara.Ancaman dan Peluang Nelayan di Tengah Cuaca Ekstrem
    In Lingkungan
    Minggu, 12 April 2026
  • Ilustrasi hasil rontgen paru pasien TB. Foto freepik.com.Eliminasi TBC, Temukan Kasus secara Aktif dan Waspada Batuk Lebih dari Dua Minggu
    In Rehat
    Sabtu, 11 April 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media