Senin, 13 April 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kabar Duka dari PLG Way Kambas, Taufan Gajah Sumatera Mati Mendadak

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui akun resmi media sosialnya pada Senin, 31 Oktober 2022, menyatakan, kematian Taufan, Gajah Sumatera bukan disebabkan perburuan.

Senin, 31 Oktober 2022
A A
Taufan, salah satu gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) di PLG Way Kambas tiba-tiba mati mendadak. Foto Balai TNWK.

Taufan, salah satu gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) di PLG Way Kambas tiba-tiba mati mendadak. Foto Balai TNWK.

Share on FacebookShare on Twitter

Kematian si gajah Taufan, langsung ditindaklanjuti Balai TNWK dengan melakukan nekropsi yang dipimpin drh. Diah Esti Anggraini.

Pembedahan terhadap bangkai gajah sumatera untuk mengetahui penyebab kematian. Dijelaskan Hermawan, sampel hasil nekropsi berupa hati, jantung, paru-paru, ginjal, limpa, usus, lambung dan otak akan dilakukan pemeriksaan laboratorium di BBVET Bandar Lampung.

“Diagnosa sementara dan differential diagnoda yaitu herpes virus, gastritis-enteritis, hepatitis,” ungkap Hermawan.

Baca Juga: Cuaca Hari Ini, Masyarakat Aceh dan Sumut Waspadai Dampak Hujan Lebat

Kesimpulan hasil nekropsi jaringan secara inspeksi/pengamatan visual (makroskopis) dan paimasi (perabaan) ditemukan beberapa hal. Pertama, tidak ada kelainan ataupun cacat fisik pada gajah Taufan. Kedua, sedikit perubahan di beberapa organ dalam seperti hati (hepar), limpa, saluran pencernaan dan lidah. Ketiga, ditemukan perlemakan di beberapa jaringan/organ. Keempat, ditemukan pembesaran limpoglandula di beberapa tempat.

Taufan, gajah sumatera jantan berusia 4 tahun 7 bulan. Memiliki panjang gading kanan 23 cm, lingkar gading 12 cm dengan berat 2 ons, sementara gading kiri 18 cm, lingkar gading 11,5 cm dengan berat 2,5 ons. Taufan merupakan gajah kelahiran PLG Way Kambas dari induk betina bernama Bunga. [WLC01]

Sumber: Balai TNWK  

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Balai Taman Nasional Way KambasGajah SumateraKabupaten Lampung TimurKonservasi gajah sumateraPLG Way KambasProvinsi Lampung

Editor

Next Post
Siapkan stamina, cuaca Jakarta hari ini Selasa, 1 November 2022, udara cukup terik dan hujan ringan. Foto ilustrasi Wanaloka.com.

Siapkan Stamina, Cuaca Jakarta Hari Ini Udara Cukup Terik dan Hujan Ringan

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media