Jumat, 13 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kelompok Difabel di Klaten Dilibatkan Sebagai Relawan Tangguh Bencana

Kelompok rentan sering menjadi korban paling terdampak bencana. Peningkatan kesiapsiagaan bagi mereka adalah keharusan yang mendesak.

Senin, 1 Juli 2024
A A
Diskusi forum relawan difabel Klaten bersama Deputi Bidang Pencegahan BNPB Prasinta Dewi di Pendopo Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Jumat, 28 Juni 2024. Foto Danung Arifin/BNPB.

Diskusi forum relawan difabel Klaten bersama Deputi Bidang Pencegahan BNPB Prasinta Dewi di Pendopo Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Jumat, 28 Juni 2024. Foto Danung Arifin/BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

“Sebuah kebanggaan bagi kami karena hak-hak difabel diperhatikan. Bahkan kami juga diberikan ruang untuk turut aktif menjadi relawan. Meski dengan keterbatasan, namun semangat kami tinggi apalagi untuk membantu sesama,” ujar Sukirno yang sehari-hari sebagai pengrajin kandang ayam dari bambu. Juga memiliki ladang yang digarap sendiri sebagai tambahan penghasilannya.

Selepas memberikan arahan, Prasinta didampingi Direktur Kesiapsiagaan BNPB Pangarso Suryotomo mengajak Sukirno dan rekan-rekannya untuk berdiskusi dan menyampaikan aspirasi. Relawan KDM memberi usulan bahwa jika nanti terjadi bencana hingga memaksa warga mengungsi, maka pemerintah diharapkan dapat memberikan ruang khusus yang layak sesuai kebutuhan difabel, termasuk sarana dan prasarananya.

Gayung bersambut. Prasinta mengamini apa yang menjadi hajat kelompok difabel itu. Ia mengatakan bahwa salah satu fungsi ULD di antaranya adalah pengolahan data terpilah difabel meliputi usia, gender dan jenis disabilitasnya. Kemudian layanan informasi dan rujukan layanan bagi disabilitas, kajian kebutuhan dan potensi penyandang disabilitas pada saat tanggap darurat bencana.

Baca Juga: Aktivitas Tambang Galian C untuk Material IKN Meninggalkan Banjir di Palu-Donggala

Dilihat dari peran dan fungsi ULD tersebut, yang menjadi aspirasi komunitas KDM akan menjadi prioritas utama. Termasuk seluruh penanganan darurat bagi kelompok difabel di Tanah Air.

“Setiap upaya yang kami lakukan, sekecil apapun akan berdampak besar bagi masyarakat. Kami adalah bagian penting dari perubahan positif dalam menghadapi bencana,” ujar Prasinta.

Sebelum menutup forum, Pangarso atau yang sudah dianggap sebagai “Panglima Relawan” menitipkan pesan bahwa jangan pernah menjadikan keterbatasan sebagai alasan untuk tidak berbuat apa-apa demi kebaikan bersama.

Baca Juga: Destana Karangwuni Merawat Siaga dari Sesar Megathrust di Pesisir Selatan

Sebab dalam penanggulangan bencana, BNPB atau BPBD tidak bisa bekerja sendirian. Penanggulangan bencana adalah urusan bersama. Seluruh unsur harus terlibat demi menciptakan masyarakat tangguh bencana.

“Kami di sini sama dengan yang lain. Tidak ada keterbatasan yang menjadikan alasan untuk tidak berbuat baik. Bencana ini urusan bersama. Bapak dan ibu sekalian menjadi satu bagian yang tidak bisa dipisahkan,” kata Pangarso.

Selepas menyerap aspirasi dari kelompok relawan disabilitas, BNPB kemudian menyerahkan sembako kepada mereka. Termasuk dukungan lain untuk menunjang mobilisasi dan operasional keberlangsungan relawan disabilitas tangguh bencana. [WLC02]

Sumber: BNPB

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BNPBKabupaten KlatenKomunitas Difabel Merapipeanggulangan bencanarelawan tangguh bencanaUnit Layanan Disabilitas

Editor

Next Post
Dua orang dari BMKG ikut serta dalam eksplorasi laut bersama Ocean-X. Foto BMKG.

BMKG Ikut Penelitian Laut Dalam Selama 16 Hari Bersama Ocean-X

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ikan mati massal. Foto akbarnemati/pixabay.com.Ikan Dewa Mati Massal di Kuningan, Apa Penyebabnya?
    In Rehat
    Kamis, 12 Februari 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 serukan pelaksanaan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.KPA Kritik Peran Bank Tanah, Menghidupkan Lagi Kepemilikan Tanah Negara Masa Kolonial
    In Lingkungan
    Rabu, 11 Februari 2026
  • MMA dan PPLH LRI sepakat menguatkan peran adat dalam mengelola hutan di Aceh. Foto Dok. IPB University.Kuatkan Kembali Panglima Uteun untuk Jaga Kelestarian Hutan Aceh
    In News
    Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi pertambangan dekat dengan sebuah danau (L) dan Teluk Weda (R) di Indonesia Timur pada 2023. Foto Climate Rights International.Jatam Tegaskan, Empat Perusahaan Tambang di Maluku Utara Harus Ditindak Tegas, Tak Sekadar Denda
    In Lingkungan
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media