Senin, 29 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

BMKG Ikut Penelitian Laut Dalam Selama 16 Hari Bersama Ocean-X

Selasa, 2 Juli 2024
A A
Dua orang dari BMKG ikut serta dalam eksplorasi laut bersama Ocean-X. Foto BMKG.

Dua orang dari BMKG ikut serta dalam eksplorasi laut bersama Ocean-X. Foto BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memulai kegiatan penelitian Indonesia Exploration Mission (IEM) 2024 bersama Ocean-X di Pelabuhan Teluk Bayur, Kota Padang, Sumatra Barat, Selasa,2 Juli 2024. Ocean X merupakan organisasi nirlaba global di sektor eksplorasi kelautan.

Penelitian ini menitikberatkan pada eksplorasi kelautan, terutama untuk pengembangan sains, teknologi, dan media edukasi. Tema yang dibawa pada penelitian samudera bersama Ocean-X antara lain tentang Biota Laut, Marine Biodiversity, Blue Carbon, Fish Stock Assessment, Bathymetry Mapping, dan Deep Sea Exploration.

Dalam misi ini, BMKG tergabung bersama peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Konservasi Indonesia, PUSHIDROSAL, Universitas Soedirman, dan kru Ocean-X. BMKG tergabung pada leg-3 dengan durasi pelayaran selama 16 hari mulai tanggal 24 Juni – 9 Juli 2024. Kegiatan pelayaran dilaksanakan dengan rute Batam-Aceh-Padang-Jakarta-Bali-Labuan Bajo-Bitung.

Baca Juga: Kelompok Difabel di Klaten Dilibatkan Sebagai Relawan Tangguh Bencana

OceanXplorer dilengkapi dengan teknologi mutakhir untuk mensurvei beragam lingkungan laut, termasuk habitat laut dalam, dangkal, dan pesisir. Teknologi yang digunakan adalah dua kapal selam berawak untuk menyelam hingga kedalaman 1.000 meter; kendaraan yang dioperasikan jarak jauh (remote operated vehicle/ROV) untuk menyelam hingga 6.000 meter. Kemudian laboratorium penelitian mutakhir; kemampuan pengurutan DNA generasi berikutnya; kemampuan pemetaan akustik penuh; dan analisis konduktivitas, suhu dan kedalaman.

Berbeda dengan pelayaran sebelumnya, kegiatan ini melibatkan partisipasi berbagai institusi dan dosen/mahasiswa penggiat kelautan, biologi, perikanan, oseanografi, biodiversity, dan konservasi untuk mengikuti kegiatan pelayaran selama selama masa layar.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BMKGeksplorasi lautIndonesia Exploration Mission 2024Ocean-X

Editor

Next Post
Daun kratom. Foto BRIN.

Riset BRIN, Kratom Berpotensi Manfaat untuk Bahan Baku Obat Kanker

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media