Minggu, 29 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Korban Tewas Akibat Longsor Tana Toraja Menjadi 18 Orang

Senin, 15 April 2024
A A
Korban tewas akibat longsor di Tana Toraja bertambah menjadi 18 jiwa. Foto Dok. BPBD Tana Toraja.

Korban tewas akibat longsor di Tana Toraja bertambah menjadi 18 jiwa. Foto Dok. BPBD Tana Toraja.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Upaya pencarian korban hilang dalam longsor yang melanda Desa Lembang Randan Batu di Kecamatan Makale Selatan dan Kelurahan Manggau di Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja tetap dilanjutkan. Hasilnya, hingga Ahad, 14 April 2024 pukul 19.00 ditemukan lagi korban tewas sehingga bertambah menjadi 18 orang dari sebelumnya 14 orang.

“Tambahan angka (4 jiwa) tersebut didapatkan setelah seorang warga yang sebelumnya dilaporkan hilang ditemukan dalam keadaan tewas,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, Senin, 15 April 2024.

Laporan termutakhir Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB merinci jumlah korban jiwa di Kecamatan Makale sebanyak 14 orang tewas dan 2 orang dilaporkan hilang. Sementara itu, jumlah korban tewas di Kecamatan Makale Selatan bertambah menjadi empat orang.

Baca Juga: Suplai Magma Aktif, Waspada Guguran Lava dan Awan Panas Merapi

Pembaharuan data hasil kaji cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tana Toraja mencatat kerugian materil yang disebabkan longsor tersebut, meliputi 6 unit rumah di Kecamatan Makale dan 1 unit rumah di Kecamatan Makale Selatan tertimbun material longsor.

Tim gabungan mendirikan posko darurat sementara di gedung gereja setempat. Sedikitnya 77 warga yang selamat dievakuasi sementara ke gedung gereja ini. Dapur umum didirikan untuk pemenuhan kebutuhan permakanan bagi warga dan tim evakuasi.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Bencana LongsorBPBD Tana Torajalongsor di Tana TorajaPusdalops BNPB

Editor

Next Post
Puncak prosesi rutin Kupatan Kendeng 2024, Senin, 15 April 2024. Foto @omahekendeng / X

Kupatan Kendeng 2024 Momentum Refleksi Proyek Eksploitatif di Jawa Tengah

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media