Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Korban Tewas Akibat Longsor Tana Toraja Menjadi 18 Orang

Senin, 15 April 2024
A A
Korban tewas akibat longsor di Tana Toraja bertambah menjadi 18 jiwa. Foto Dok. BPBD Tana Toraja.

Korban tewas akibat longsor di Tana Toraja bertambah menjadi 18 jiwa. Foto Dok. BPBD Tana Toraja.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Upaya pencarian korban hilang dalam longsor yang melanda Desa Lembang Randan Batu di Kecamatan Makale Selatan dan Kelurahan Manggau di Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja tetap dilanjutkan. Hasilnya, hingga Ahad, 14 April 2024 pukul 19.00 ditemukan lagi korban tewas sehingga bertambah menjadi 18 orang dari sebelumnya 14 orang.

“Tambahan angka (4 jiwa) tersebut didapatkan setelah seorang warga yang sebelumnya dilaporkan hilang ditemukan dalam keadaan tewas,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, Senin, 15 April 2024.

Laporan termutakhir Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB merinci jumlah korban jiwa di Kecamatan Makale sebanyak 14 orang tewas dan 2 orang dilaporkan hilang. Sementara itu, jumlah korban tewas di Kecamatan Makale Selatan bertambah menjadi empat orang.

Baca Juga: Suplai Magma Aktif, Waspada Guguran Lava dan Awan Panas Merapi

Pembaharuan data hasil kaji cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tana Toraja mencatat kerugian materil yang disebabkan longsor tersebut, meliputi 6 unit rumah di Kecamatan Makale dan 1 unit rumah di Kecamatan Makale Selatan tertimbun material longsor.

Tim gabungan mendirikan posko darurat sementara di gedung gereja setempat. Sedikitnya 77 warga yang selamat dievakuasi sementara ke gedung gereja ini. Dapur umum didirikan untuk pemenuhan kebutuhan permakanan bagi warga dan tim evakuasi.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Bencana LongsorBPBD Tana Torajalongsor di Tana TorajaPusdalops BNPB

Editor

Next Post
Puncak prosesi rutin Kupatan Kendeng 2024, Senin, 15 April 2024. Foto @omahekendeng / X

Kupatan Kendeng 2024 Momentum Refleksi Proyek Eksploitatif di Jawa Tengah

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media