Selasa, 24 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kulit Manggis Mengandung Antioksidan Alami dan Antidiabetes

Sebelum diproduksi massal, perlu dilakukan standardisasi proses, uji keamanan pangan, serta uji klinis untuk memastikan efektivitas dan keamanannya.

Sabtu, 3 Januari 2026
A A
Ilustrasi buah dan kulit manggis. Foto pixabay.com.

Ilustrasi buah dan kulit manggis. Foto pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Melihat ketersediaan buah manggis yang melimpah saat panen raya, Sedarnawati telah mengembangkan berbagai produk turunan. Sebut saja minuman kesehatan, enkapsulat nanopartikel ekstrak kulit manggis, serta fruit leather berbasis puree daging buah yang dipadukan dengan ekstrak kulitnya.

“Inovasi ini tidak hanya memperpanjang umur simpan buah, tetapi juga meningkatkan nilai tambah ekonominya,” ujar sosok peneliti yang kini telah meramu hingga 17 macam rempah Indonesia untuk menghasilkan minuman kesehatan.

Proses produksi harus memperhatikan varietas, musim panen, teknik pascapanen, dan analisis laboratorium.

Baca juga: Jelang Seabad Museum Geologi Bandung, Bangun Peta Jalan Akses Kebumian untuk Masyarakat

“Ekstrak etanol 70 persen umumnya aman, tetapi tetap perlu dikaji dosis pemakaian, dilakukan uji toksisitas, stabilitas, dan kepatuhan terhadap GMP (good manufacturing practices),” jelas ida.

Untuk meningkatkan efektivitas senyawa bioaktif, Sedarnawati menerapkan teknologi nanoenkapsulasi yang menjaga kestabilan senyawa xanthon dari kerusakan akibat panas atau oksidasi, sehingga lebih mudah diserap tubuh.

Meski menjanjikan, pengembangan produk dari kulit manggis masih menghadapi tantangan, seperti pasokan bahan baku berkelanjutan, efisiensi teknologi, pembiayaan, dan regulasi.

Namun dengan dukungan riset terapan dan kemitraan akademik–industri, potensi kulit manggis dapat dioptimalkan untuk mendukung ketahanan ekonomi dan kesehatan nasional. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Antioksidan dan AntidiabetesKulit Manggis

Editor

Next Post
Hunian sementara desain pakar UGM yang dibangun di Aceh Utara, 31 Desember 2025. Foto Dok. UGM.

Warga Aceh Utara Dilatih Bangun Huntara dengan Desain Sederhana

Discussion about this post

TERKINI

  • Pencemaran di sungai-sungai di Jabodetabek. Foto Dok. Walhi.Pencemaran Sungai-sungai di Jabodetabek Berulang Setiap Tahun
    In Lingkungan
    Selasa, 17 Februari 2026
  • Padang lamun. Foto ugm.ac.id.Ada 16.312 Data Keanekaragaman Hayati Kurun 2020-2024 di Indonesia
    In Rehat
    Selasa, 17 Februari 2026
  • Air melimpas ke jalan raya Purwodadi-Semarang, akibat tanggul tidak mampu menampung debit air di Dusun Mlati, Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin, 16 Februari 2026. Foto BPBD Kabupaten Grobogan.Banjir Rendam 34 Desa di Grobogan, Beberapa Tanggul Jebol
    In Bencana
    Senin, 16 Februari 2026
  • Peneliti BRIN melakukan penelitian di Sungai Cisadane. Foto Dok. BRIN.Sungai Cisadane Tercemar Pestisida, Peneliti BRIN Bagikan Strategi Mitigasi Darurat
    In Lingkungan
    Senin, 16 Februari 2026
  • Citra satelit terkait potensi monsun Asia yang menguat. Foto Dok. BMKG.Monsun Asia Menguat, Waspada Potensi Hujan Lebat di Aceh hingga Papua
    In News
    Minggu, 15 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media