Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Lava Lewotobi Laki-laki Bisa ke Segala Arah, Jarak Aman Ditambah

Rabu, 17 Januari 2024
A A
Penampakan Gunung Lewotobi Laki-laki pada 16 Januari 2024. Foto esdm.go.id.

Penampakan Gunung Lewotobi Laki-laki pada 16 Januari 2024. Foto esdm.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pusat Vulkanologi dan MItigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperpanjang jarak aman masyarakat beraktifitas di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki. Dari semula batasan aktivitas apapun dalam radius 4 km dari pusat erupsi dan sektoral 5 km ke arah barat laut – utara, diubah menjadi batasan aktivitas apapun dalam radius 5 km dari pusat erupsi dan sektoral 6 km ke arah utara – timur laut.

“Ini berdasarkan hasil analisis dan evaluasi menyeluruh terhadap data pemantauan visual dan instrumental yang menunjukkan ada peningkatan aktivitas visual dan kegempaan Lewotobi Laki-laki secara signifkan. Jadi harus dilakukan perubahan jarak rekomendasi dalam status awas,” kata Kepala PVMBG Hendra Gunawan, Rabu, 17 Januari 2024.

Hendra menambahkan, pemantauan kegempaan menunjukan terjadi peningkatan signifikan pada jumlah gempa letusan, gempa guguran dan gempa awan panas. Pemantaun visual juga menunjukan terjadi aliran lava ke arah timur laut sejauh 3 km, guguran lava ke arah utara-timur laut sejauh 1500 meter, dan awan panas guguran sejauh 2 km ke arah utara-timur laut.

Baca Juga: Kajian Walhi Yogya, 3 Resort di Gunungkidul Berpotensi Langgar RTRW

Dalam pemantauan pada 16 Januari 2024 pukul 00.00 – 24.00 WITA, terjadi peningkatan kegempaan yang signifikan yaitu, terekam 13 kali gempa awan panas guguran, 108 gempa letusan, 92 kali gempa guguran, 172 kali gempa low frequency, 10 kali gempa tremor harmonik, dan 1 kali gempa vulkanik dalam.

Pada hari yang sama pukul 20.58 WITA hingga pukul 21.24 WITA, terekam gempa tremor dengan amplitudo maksimum 47 mm (overscale 3). Data kegempaan Lewotobil Laki-laki menunjukkan peningkatan gempa low frequency secara signifikan yang menunjukkan pergerakan magma ke permukaan yang semakin intensif dalam waktu cukup singkat.

Akibatnya, volume lava di area kawah diperkirakan meningkat sehingga jarak luncur aliran lava maupun kejadian guguran dan awan panas akan meningkat pula. Bahkan ada guguran lava ke arah baru, yaitu barat daya-barat dengan jarak luncur 2 km.

Baca Juga: Muncul Siklon Tropis Anggrek dan Bibit Siklon 99S, Waspada Gelombang Tinggi

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: gempa awan panas gugurangempa gugurangempa letusangempa low frequencygempa tremor harmonikgempa vulkanik dalamGunung Lewotobi Laki-lakiPVMBG

Editor

Next Post
Dirjen Penegakan Hukum KLHK, Rasio Ridho Sani menyampaikan keterangan soal eksekusi putusan MA atas PT JJP. Foto Dok. PPID KLHK.

Pakar Karhutla Digugat Perusahaan Sawit, KontraS: Serangan Pembela Lingkungan

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media