Kamis, 12 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Lebah, Aktor Kunci Sistem Pertanian Berkelanjutan

Dengan membantu penyerbukan tanaman liar, lebah turut mempertahankan kelangsungan hidup berbagai spesies tumbuhan yang menjadi sumber pakan bagi hewan lain.

Senin, 19 Mei 2025
A A
Ilustrasi lebah tengah tergiur makanan. Foto maulut, Foto Myriams-Fotos dan ddesak utangi prosesnya. Foto Myriams-Fotos/pixabay.com.

Ilustrasi lebah tengah tergiur makanan. Foto maulut, Foto Myriams-Fotos dan ddesak utangi prosesnya. Foto Myriams-Fotos/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

“Sehingga memperkuat jaring-jaring kehidupan di suatu ekosistem,” jelas dia.

Baca juga: Kota Mataram Diguncang Lindu 5,2 Magnitudo Dirasakan Skala III MMI

Dalam aspek ekonomi, lebah juga menjadi sumber penghasilan melalui produksi madu dan produk turunannya. Juga menjadi alternatif jasa penyerbukan yang lebih efisien dan murah dibandingkan penyerbukan manual.

Nadzir menyebut populasi lebah saat ini menghadapi berbagai ancaman serius. Faktor utama yang menyebabkan penurunan populasi lebah di antaranya adalah penggunaan pestisida kimia berbahaya, perubahan iklim, serta gangguan biologis dari predator, parasitoid, dan patogen.

Nadzir telah melakukan beberapa penelitian tentang pengaruh insektisida terhadap lebah. Bahan aktif seperti spinetoram, abamectin, imidacloprid, profenofos dan sebagainya serta kombinasi dengan adjuvan pestisida (PST dan EML), memiliki tingkat toksisitas tinggi terhadap lebah tak bersengat seperti Tetragonula laeviceps.

Baca juga: BRIN Bukukan Kritik Atas Praktik Perampasan Ruang Laut dan Pesisir

Paparan bisa terjadi secara langsung (kontak tubuh) maupun tidak langsung melalui nektar, polen, atau air. Hal ini diperparah praktik pertanian intensif yang mengabaikan prinsip ekologi.

Solusinya, ia menyarankan penerapan strategi konservasi lebah secara holistik. Salah satunya dengan menanam tanaman pakan lebah. Langkah ini tidak hanya menyediakan nektar dan serbuk sari, tapi juga berfungsi sebagai refugia bagi musuh alami hama seperti predator dan parasitoid.

Selain itu, edukasi kepada petani dan masyarakat luas mengenai pentingnya lebah bagi ketahanan pangan perlu digalakkan. Pengurangan penggunaan pestisida sintetis dan transisi menuju sistem pertanian ramah lingkungan menjadi langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan populasi lebah. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Departemen Proteksi TanamanIPB Universitylebah

Editor

Next Post
Ilustrasi kebakaran hutan. Foto Geralt/pixabay.com.

Data Global Forest Watch, Kebakaran Jadi Penyebab Kehilangan Hutan Terbesar 2024

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 serukan pelaksanaan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.KPA Kritik Peran Bank Tanah, Menghidupkan Lagi Kepemilikan Tanah Negara Masa Kolonial
    In Lingkungan
    Rabu, 11 Februari 2026
  • MMA dan PPLH LRI sepakat menguatkan peran adat dalam mengelola hutan di Aceh. Foto Dok. IPB University.Kuatkan Kembali Panglima Uteun untuk Jaga Kelestarian Hutan Aceh
    In News
    Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi pertambangan dekat dengan sebuah danau (L) dan Teluk Weda (R) di Indonesia Timur pada 2023. Foto Climate Rights International.Jatam Tegaskan, Empat Perusahaan Tambang di Maluku Utara Harus Ditindak Tegas, Tak Sekadar Denda
    In Lingkungan
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Banjir di salah satu wilayah di Pulau Jawa. Foto Dok. Walhi.Kebijakan Tata Ruang Abaikan Lingkungan, Bencana Ekologis di Pulau Jawa Terus Berlanjut
    In Lingkungan
    Senin, 9 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media