Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Menabur Pupuk Hayati dengan Teknologi Drone Spray

Pemanfaatan biofertilizer atau pupuk hayati yang dipadukan dengan drone sprayer diklaim langkah nyata menuju pertanian presisi, yakni tepat dosis, waktu, dan sasaran.

Rabu, 1 Oktober 2025
A A
Ilustrasi drone spray untuk menabur pupuk hayati. Foto Herney/pixabay.com.

Ilustrasi drone spray untuk menabur pupuk hayati. Foto Herney/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Biostimulan mampu menstimulasi pertumbuhan tanaman sekaligus mengurangi ketergantungan pupuk kimia. Dalam risetnya, ia menguji ekstrak rumput laut yang dipadukan dengan Bacillus subtilis pada varietas bawang merah Bima Brebes.

Hasil uji menunjukkan kombinasi 75 persen pupuk anorganik dengan biostimulan dosis 5 ml/liter menghasilkan pertumbuhan vegetatif terbaik. Namun, peningkatan bobot kering umbi masih memerlukan penyesuaian kadar kalium. Penelitian ini juga menemukan bahwa penyimpanan biostimulan pada suhu rendah 19°C di botol keruh mampu mempertahankan populasi mikroba dan fitohormon lebih baik dibanding penyimpanan suhu ruang.

Desain drone sprayer

Paparan lain disampaikan Peneliti Ahli Muda PR Hortikultura, Lidia Kristina Panjaitan yang meneliti desain baling-baling drone sprayer untuk aplikasi biofertilizer pada bawang merah. Penelitian difokuskan pada dua varietas, Batu Ijo dan Birma, dengan menguji kekuatan dan kelenturan daun agar drone tidak merusak tanaman. Uji laboratorium menunjukkan varietas Batu Ijo memiliki daun lebih lemah dibanding Birma. Data ini menjadi dasar perancangan baling-baling agar efek downwash drone tetap aman.

Baca juga: Porang, Pangan Lokal Alternatif untuk Kemandirian Desa

Melalui simulasi aerodinamika (Computational Fluid Dynamics/CFD), diperoleh desain drone konfigurasi hexarotor dengan airfoil NACA 4415, delapan bilah, throttle 66 persen, daya 870 watt, dan thrust lebih dari 200 Newton. Hasilnya, ketinggian terbang optimal berada di 2 meter, cukup untuk distribusi pupuk merata tanpa merusak daun bawang merah.

“Desain ini, drone sprayer dapat mempercepat distribusi pupuk sekaligus mengurangi biaya tenaga kerja,” klaim Lidia.

Di sisi lain, HortiActive #20 juga menghadirkan Assoc. Prof. Abdul Munir Abdul Murad dari Universiti Kebangsaan Malaysia. Ia memaparkan potensi rhizobacteria bermanfaat untuk meningkatkan ketahanan tanaman terhadap tekanan lingkungan.

“Pemanfaatan mikroba tanah merupakan strategi global menuju pertanian resilien,” kata Abdul Munir.

Diskusi ini menegaskan pentingnya integrasi bioteknologi, biofertilizer, dan teknologi digital dalam menghadapi tantangan pangan masa depan. Dengan riset berkelanjutan, inovasi biofertilizer berbasis mikroba dan aplikasi drone sprayer bukan hanya meningkatkan produksi bawang merah, tetapi juga memperkuat langkah Indonesia menuju pertanian cerdas, presisi, dan ramah lingkungan. [WLC02]

Sumber: BRIN

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: bawang merahbiostimulandrone sprayekstrak rumput lautpupuk hayatiPusat Riset Hortikultura BRIN

Editor

Next Post
Penyampaian pembentukan Pansus Reforma Agraria dalam Rapat Paripurna DPR di Senayan, Jakarta, 2 Oktober 2025. Foto Oji-vel/DPR.

Pansus Reforma Agraria akan Bahas RUU Pertanahan hingga Digitalisasi Sertifikat Tanah

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media