Senin, 30 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Menkes: 156 Obat Sirup Boleh Dikonsumsi, Obat Gagal Ginjal Akut Gratis

Selasa, 25 Oktober 2022
A A
Ilustrasi anak-anak yang tengah sakit. Foto sasint/pixabay.com

Ilustrasi anak-anak yang tengah sakit. Foto sasint/pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

“Kementerian Kesehatan akan mengeluarkan surat pemberitahuan kembali setelah diperoleh hasil pengujian BPOM atas jenis obat obatan sirup lainnya,” tambah Syahril.

Obat Sirup untuk Penyakit Kritis Dibolehkan
Selain itu, Kemenkes juga telah berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) terkait beberapa obat sirup yang dibutuhkan untuk menyembuhkan berbagai penyakit kritis. Budi mengatakan obat-obatan tersebut masih diperbolehkan untuk dikonsumsi, tetapi harus dengan resep dokter.

“Kalau (obatnya) dilarang, anaknya bisa menderita atau meninggal gara-gara penyakit lain,” ucap Budi.

Obat Pasien AKI Gratis
Sementara Budi juga menjelaskan telah ada obat untuk AKI, yakni Fomepizole. Diketahui 10 dari 11 pasien AKI berangsur membaik kondisinya setelah meminum Fomepizole selama dalam perawatan di rumah sakit rujukan RSCM. Pasien AKI yang semula tidak dapat berkemih atau buang akir kecil, bahkan cuci darah tidak memberikan perbaikan, kondisinya membaik setelah mengkonsumsinya. Pasien yang sebelumnya tidak bisa berkemih juga mulai berkemih dan anak yang tidak sadar mulai sadar kembali.

Baca Juga: Waspada Varian Baru, Subvarian Omicron XBB Terdeteksi di Indonesia

“Kami bisa simpulkan, Fomepizole berdampak positif. Kami akan mempercepat kedatangannya ke Indonesia sehingga anak-anak bisa terselamatkan. Dan obat ini gratis,” kata Budi.

Pemerintah telah mendatangkan 20 vial obat antidotum ini dari Singapura. Selanjutnya akan datang 16 vial dari Australia. Juga tengah memproses pembelian dari Amerika Serikat dan Jepang.

“Mereka ada stok tidak banyak. Juga beli dari Jepang yang ada stok sekitar 2000-an,” kata Budi.

Baca Juga: Indonesia Jadi Pusat Koordinasi ASEAN Pengendalian Pencemaran Asap

Nantinya, obat-obat tersebut akan didistribusikan RSCM ke rumah sakit pemerintah rujukan di provinsi.

“Ini kesiapan yang kami lakukan untuk menyediakan penawarnya. Kami akan distribusikan ke seluruh rumah sakit pemerintah yang merawat pasien AKI,” ucap Budi.

Dua Industri Farmasi Diproses Pidana
Kepala BPOM Penny K. Lukito menambahkan, BPOM akan berhati-hati dalam menguji dan sampling obat-obatan yang mengandung pelarut tersebut. Langkah tersebut sesuai dengan arahan Jokowi dalam rapat internal.

Baca Juga: Kondisi Atmosfer 2023 Labil, Waspada Banjir Bandang dan Kekeringan

“Tadi pesan Pak Presiden sangat jelas sekali untuk sangat berhati-hati,” ujar Penny.

BPOM juga bekerja sama dengan Polri akan menindaklanjuti dua industri farmasi yang diduga memproduksi obat-obatan yang mengandung etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) sangat tinggi.

“Kami sudah mendapat dua industri farmasi yang akan kami tindak lanjuti menjadi pidana,” kata Penny.
Kedeputian IV BPOM atau Deputi Bidang Penindakan ditugaskan untuk masuk ke industri farmasi tersebut bersama kepolisian untuk segera melakukan penyidikan. [WLC02]

Sumber: Presiden RI, Kementerian Kesehatan

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: AKIBPOMDietilen glikolEtilen glikolFomepizolegagal ginjal akut pada anakgliserinKemenkesPolietilen Glikolpropilen glikolSorbitolzat pelarut

Editor

Next Post
Foto udara lokasi longsor di Desa Pasirdatar Indah, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Senin, 24 Oktober 2022. Foto BPBD Sukabumi.

Beruntun, Enam Warga Tewas Tertimbun Longsor

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media