Kamis, 24 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Waspada Varian Baru, Subvarian Omicron XBB Terdeteksi di Indonesia

Sabtu, 22 Oktober 2022
A A
Ilustrasi kehidupan masa pandemi Covid-19. Foto Surprising_Shots/pixabay.com.

Ilustrasi kehidupan masa pandemi Covid-19. Foto Surprising_Shots/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pandemi Covid-19 belum tuntas. Habis Omicron, terbitlah Omicron XBB. Kali ini, subvarian Omicron XBB telah terdeteksi di Indonesia. Kasus pertama XBB di Indonesia terdeteksi pada seorang perempuan, berusia 29 tahun yang kembali dari Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Itu kasus transmisi lokal,” kata juru bicara Kementerian Kesehatan, dokter Syahril.

Gejalanya berupa batuk, pilek, dan demam. Hasil pemeriksaan yang bersangkutan dinyatakan positif pada 26 September 2022. Setelah menjalani isolasi, pasien telah dinyatakan sembuh pada 3 Oktober. Menyusul temuan ini, pihak Kemenkes melakukan upaya antisipatif dengan testing dan tracing terhadap 10 kontak erat.

Baca Juga: Banjir Trenggalek, Satu Orang Meninggal Dunia dan Ribuan Rumah Terendam

“Hasilnya, seluruh kontak erat dinyatakan negatif Covid-19 varian XBB,” imbuh Syahril.

Ia menjelaskan, meski varian baru XBB cepat menular, tetapi fatalitasnya tidak lebih parah dari varian Omicron. Berbagai mutasi varian baru masih berpotensi terus terjadi. Dalam tujuh hari terakhir dilaporkan terjadi kenaikan kasus Covid-19 di 24 provinsi.

“Jadi negara belum bisa dikatakan aman dari pandemi Covid-19,” ucap Syahril.

Baca Juga: Yeni Farida: Gangguan Ginjal Akut pada Anak Pernah Terjadi di Amerika dan Haiti

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Covid-19Kemenkesprotokol kesehatansubvarian XBBvarian baru Covid-19varian Omicron

Editor

Next Post
Guru Besar Farmasi UGM Prof. Zullies Ikawati. Foto ugm.ac.id.

Zullies Ikawati: Penghentian Obat Cair Harus Perhatikan Risiko dan Manfaat

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media