Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Merapi Erupsi, Hujan Abu di Klaten dan Boyolali

Minggu, 21 Januari 2024
A A
Erupsi Gunung Merapi pada 21 Januari 2024. Foto bnpb.go.id.

Erupsi Gunung Merapi pada 21 Januari 2024. Foto bnpb.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gunung Merapi kembali erupsi dengan memuntahkan awan panas, Ahad, 21 Januari 2024, pukul 14.12 WIB. Erupsi itu mengakibatkan hujan abu di sejumlah wilayah di Jawa Tengah.

Berdasarkan laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), erupsi hari ini memiliki Amplitudo max 70mm dengan durasi selama 239.64 detik. Jarak luncur maksimal 2400 meter ke Barat Daya. Visual Gunung Merapi dilaporkan berkabut dan arah angin ke Timur.

Beberapa wilayah di Jawa Tengah, meliputi Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten terdampak hujan abu vulkanik. Tepatnya, hujan abu vulkanik melanda seputaran Desa Majengan dan Desa Tegalmulyo di Klaten serta di Kecamatan Selo dan Kecamatan Cepogo di Boyolali. Namun erupsi dan hujan abu itu tidak menimbulkan kepanikan warga.

Baca Juga: 6 Daerah di Kalimantan Tengah Terendam Banjir hingga 2 Meter

Waspada Banjir Lahar Dingin
Manajemen kesiapsiagaan potensi erupsi Gunung Merapi dilaksanakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali, BPBD Klaten, BPBD Magelang, BPBD Sleman, BPBD DI Yogyakarta, dan BPBD Jawa Tengah. Tim gabungan ini terus berkoordinasi dan melakukan pendataan serta pemantauan di wilayah terdampak erupsi.

Berdasarkan hasil kajian BPPTKG, pemerintah mengeluarkan beberapa rekomendasi antara lain:

Pertama, potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas di sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km; Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. di sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: awan panasBPPTKGerupsi Gunung MerapiGunung Merapihujan abu vulkanik

Editor

Next Post
Museum Geologi di Bandung, Jawa Barat. Foto esdm.go.id.

Potensi Unik Sumber Daya Geologi Desa Jadi Site Museum Geologi

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media